Lhokseumawe, HARIANREPORTASE.com – Dosen Pascasarjana Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. M. Yusuf A. Samad, S.Pd.I., M.M., C.H.R.A., dipercaya menjadi Ketua Dewan Pengawas Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Pengurus Daerah (PD) Lhokseumawe–Aceh Utara periode 2026–2030.
Kepercayaan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (MUSDA) pertama PD JSIT Lhokseumawe–Aceh Utara yang berlangsung di Lhokseumawe, Sabtu (29/8/2026).
MUSDA tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan kelembagaan sekaligus pengembangan pendidikan Islam terpadu di wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara.
Dalam kepengurusan yang terbentuk, Yusmadi, S.Pd., M.Pd., dipercaya sebagai Ketua PD JSIT Lhokseumawe–Aceh Utara periode 2026–2030. Sementara Dr. H. M. Yusuf A. Samad ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengawas, didampingi Zulkarnen, S.Pd., M.Pd., sebagai sekretaris Dewan Pengawas dan Dr. Zulkiram, M.S.M.
Posisi tersebut dinilai strategis dalam memberikan arahan, pengawasan dan masukan terhadap perjalanan organisasi, khususnya dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan Islam terpadu di Lhokseumawe dan Aceh Utara.
Dalam sambutannya sebagai Ketua Dewan Pengawas, Dr. H. M. Yusuf A. Samad menyampaikan pentingnya memahami sejarah dan semangat awal lahirnya JSIT Indonesia sebagai jaringan yang mendorong kemajuan sekolah Islam terpadu di Indonesia.
Ia menjelaskan, Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia dibentuk pada 31 Juli 2003 di Yogyakarta. Kehadiran JSIT tidak terlepas dari berkembangnya sejumlah sekolah yang menjadi cikal bakal model penyelenggaraan Sekolah Islam Terpadu, di antaranya SDIT Nurul Fikri Depok, SDIT Al Hikmah Jakarta Selatan, SDIT Iqro Bekasi, SDIT Ummul Quro Bogor dan SDIT Al Khayrot Jakarta Timur.
“Sejak saat itu, sekolah Islam terpadu terus bermunculan dan berkembang pesat. JSIT Indonesia hadir untuk memberikan ruang pemberdayaan dan penguatan bagi sekolah-sekolah Islam yang berafiliasi dalam jaringannya,” ujar Dr. H. M. Yusuf A. Samad dalam sambutannya.
Menurutnya, keberadaan JSIT bukan sekadar wadah organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan Islam. Karena itu, penguatan kolaborasi antarsekolah dan berbagi praktik baik menjadi hal penting untuk terus dikembangkan.
Untuk wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara, kata dia, terdapat dua sekolah Islam terpadu yang resmi berada di bawah naungan JSIT Indonesia, yakni SIT Bunayya Lhokseumawe dan SIT Madani Lhoksukon.
Dr. M. Yusuf berharap kepengurusan baru PD JSIT Lhokseumawe–Aceh Utara dapat menjalankan amanah dengan baik serta mampu menghadirkan berbagai gagasan dan inovasi yang memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan.
Sementara itu, Ketua PD JSIT Lhokseumawe–Aceh Utara terpilih, Yusmadi, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi dan inovasi merupakan semangat bertumbuh yang menjadi salah satu barometer berkembangnya mutu pendidikan.
Menurut Yusmadi, JSIT harus terus bersemangat dan adaptif terhadap berbagai perubahan positif dalam dunia pendidikan. Untuk itu, seluruh guru dan sekolah yang tergabung dalam jaringan tersebut diharapkan dapat saling berbagi pengalaman dan praktik baik.
Ia juga mengajak para guru dari SIT Madani Lhoksukon dan SIT Bunayya Lhokseumawe untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat sehingga setiap lembaga dapat saling memberikan inspirasi dan berkembang bersama.
MUSDA tersebut turut dihadiri Pengurus JSIT Wilayah Aceh, di antaranya Sekretaris JSIT Wilayah Aceh Erna Supiani, SHI., M.Pd., Gr., didampingi Humas JSIT Wilayah Aceh Nalita Rusli, S.Pd., Gr., serta Ketua TP2Q Aceh Sa’id Ramadhan, S.E., M.M., Gr.
Kegiatan juga diikuti sejumlah guru dari dua yayasan pendidikan yang tergabung dalam JSIT Indonesia, yakni Yayasan Bunayya Lhokseumawe dan Yayasan Amanah Ummat Madani Aceh.
Selain menjadi forum pembentukan kepengurusan, MUSDA perdana tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara SIT Madani Lhoksukon dan SIT Bunayya Lhokseumawe. Kedua lembaga pendidikan tersebut berkomitmen memperkuat semangat berkolaborasi dan berinovasi menuju pendidikan Aceh yang bermartabat.
Rangkaian kegiatan MUSDA PD JSIT Lhokseumawe–Aceh Utara berlangsung secara khidmat, tertib, hangat dan penuh semangat kebersamaan.