Award Winners

Kadisdik Aceh Laporkan Progres Pemulihan Pendidikan Pascabencana kepada Mualem

Harian Reportase - Sabtu, 17 Januari 2026
Kadisdik Aceh Laporkan Progres Pemulihan Pendidikan Pascabencana kepada Mualem
  Harian Reportase
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Jakarta, Harian Reportase – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, melaporkan sejumlah perkembangan penanganan sektor pendidikan pascabencana kepada Gubernur Mualem dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Penghubung Pemerintah Aceh, Jalan Gondangdia, Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Murthala menyampaikan progres pembersihan lingkungan sekolah terdampak bencana yang hingga kini terus dilakukan secara bertahap. Selain itu, dibahas pula rencana rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan sekolah, termasuk rehabilitasi mobiler seperti meja, kursi, dan sarana penunjang pembelajaran yang rusak akibat bencana.

Baca Juga:  Dewas KPK Audiensi dengan Pj Gubernur Aceh, Bahas Roadshow Bus KPK

Tidak hanya fokus pada fisik sekolah, Ia juga melaporkan perkembangan pendataan kerusakan secara menyeluruh, percepatan penyusunan dokumen teknis rehab-rekon, serta koordinasi lintas sektor dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan dukungan anggaran dan teknis berjalan optimal.

“Pemulihan pendidikan tidak hanya soal membangun kembali gedung, tetapi memastikan proses belajar mengajar kembali normal, aman, dan memberi rasa tenang bagi peserta didik, guru, serta orang tua,” ujar Mantan Karo Humas Pemerintah Aceh itu.

Baca Juga:  Hasil Pleno KIP, Berikut Daftar Caleg DPRK Aceh Utara Yang Berpotensi Lolos

Ke depan, Pemerintah Aceh akan mendorong percepatan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi dengan prinsip build back better, agar sekolah yang dibangun kembali lebih tangguh terhadap bencana. Pendampingan psikososial bagi siswa dan tenaga pendidik juga menjadi bagian penting dari agenda pemulihan, guna mengembalikan semangat belajar dan mengajar.

Gubernur Mualem dalam kesempatan itu menekankan pentingnya menumbuhkan rasa optimisme di tengah masyarakat pascabencana. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah untuk bekerja cepat, transparan, dan berpihak pada kebutuhan rakyat, khususnya di sektor pendidikan yang menjadi fondasi masa depan Aceh.

Baca Juga:  FTIK IAIN Langsa Terima 156 Mahasiswa PPG PAI dari Kabupaten Langkat

“Yang terpenting, masyarakat harus melihat bahwa negara hadir. Sekolah kembali berfungsi, anak-anak kembali belajar, dan harapan itu tumbuh kembali,” ujar Mualem.

Pemerintah Aceh berharap langkah-langkah pemulihan yang sedang dan akan dilakukan dapat mempercepat kebangkitan sektor pendidikan sekaligus memperkuat kepercayaan publik dalam proses pemulihan pascabencana di Aceh, karena tiada legacy yang lebih baik daripada pendidikan, pesan Mualem.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar