Award Winners

Menabur Cahaya di Simpang Jernih: Bripka Saifullah, Polisi yang Mengaji Bersama Anak Desa

Harian Reportase - Jumat, 3 Oktober 2025
Menabur Cahaya di Simpang Jernih: Bripka Saifullah, Polisi yang Mengaji Bersama Anak Desa
Bripka Saifullah saat mengajar ngaji anak-anak di Desa Desa dalam Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur. Jum’at (3/10/2025).  
Penulis
|
Bagikan:

Simpang Jernih, HARIANREPORTASE.com — Di sebuah sore yang teduh di sebuah Desa dalam kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, terdengar lantunan ayat suci Al-Qur’an dari sebuah sudut mushalla kecil. Suara-suara polos anak-anak bersahutan, terbata-bata namun penuh semangat.

Di hadapan mereka, duduk sosok yang mungkin tak biasa: seorang polisi berseragam dinas, lengkap dengan kopiah hitam di kepalanya. Dialah Bripka Saifullah, Bhabinkamtibmas Polsek Simpang Jernih, Polres Aceh Timur.

Bagi warga desa, keberadaan Bripka Saifullah bukan lagi sekadar aparat penegak hukum.

Ia adalah sahabat, saudara, sekaligus guru ngaji bagi anak-anak. Setiap ada waktu luang setelah tugasnya selesai, ia menyempatkan diri untuk mengajar Al-Qur’an.

Baca Juga:  Kepemimpinan Muhammad SAW Teladan Sepanjang Masa

“Alhamdulillah, respon anak-anak sangat senang sekali ketika saya mengajar memakai seragam dinas,” tuturnya dengan senyum sederhana.

Keakraban itu tidak lahir seketika. Bertahun-tahun mengabdi di desa membuatnya dekat dengan masyarakat. Ia tahu betul bagaimana cara menyentuh hati anak-anak: tetap memakai seragam dinas saat mengajar.

Baginya, seragam bukan hanya simbol kewajiban, tetapi juga cara agar anak-anak memahami peran polisi bukan hanya menjaga keamanan, melainkan juga membimbing dan mengayomi.

Baca Juga:  Ciptakan Website Cari Masjid, Tim UIN Ar Raniry Raih Juara Harapan 1 di OASE PTKI se Indonesia

Anak-anak tampak antusias. Sebagian merasa bangga bisa belajar mengaji langsung dengan seorang polisi, sebagian lain merasa termotivasi untuk lebih rajin.

Dari sinilah Bripka Saifullah menaruh harapan: generasi muda yang tumbuh dengan ilmu agama sekaligus rasa cinta tanah air.

“Mereka adalah generasi penerus bangsa. Saya ingin mereka bisa membanggakan orangtua, bangsa, dan negara,” ujarnya lirih.

Apresiasi pun datang dari atasannya, Kapolsek Simpang Jernih Ipda Safwadinur, S.H., M.H. Ia menyebut inisiatif ini sebagai langkah kreatif yang patut ditiru oleh anggota lainnya.

“Terima kasih atas inovasinya. Dengan kegiatan ini, anak-anak lebih mudah mencintai ilmu agama. Mudah-mudahan kegiatan Bripka Saifullah menjadi contoh bagi personel Polri lainnya,” katanya.

Baca Juga:  Bakteri Langka Pemakan Daging Landa Jepang

Di tengah kesibukan menjaga kamtibmas, Bripka Saifullah tetap menyisihkan waktunya untuk membina generasi.

Ia percaya, pengabdian seorang polisi tak melulu soal patroli atau menjaga keamanan. Ada pengabdian yang lebih halus, tapi jauh lebih membekas: menyalakan cahaya ilmu di hati anak-anak.

Dan di Desa Simpang Jernih, cahaya itu kini bersinar melalui suara-suara kecil yang melantunkan ayat-ayat suci, dipandu oleh seorang polisi berseragam yang tulus mengabdi.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar