Banda Aceh, HARIANREPORTASE.com – Semangat mencintai kebersihan sebagai bagian dari karakter Islami ditunjukkan para pemuda dalam kegiatan bertajuk Ngabers (Ngaji Bersih-bersih) yang digelar di Masjid Baitul Muttaqin, Kopelma Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Ahad (19/10/2025).
Kegiatan yang mengusung tema “Bersih Karakter Generasi Qurani” ini merupakan hasil kolaborasi antara Fushulul Quran Aceh dan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Arrisalah UIN Ar-Raniry.
Acara berlangsung sejak pukul 08.20 hingga 12.25 WIB dengan rangkaian kegiatan yang memadukan kerja bakti, edukasi keislaman, hingga pemberian doorprize.
Acara dibuka oleh MC Fahira Maula dan dilanjutkan sambutan dari berbagai perwakilan. Wakil Kepala Divisi Humas LDK Arrisalah, Annisaul Kamila, menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah dipersiapkan matang demi pelaksanaan yang maksimal.
Sementara itu, Hamdi Multazam, S.Pd., selaku Founder dan Direktur Fushulul Quran Aceh, menekankan pentingnya menanamkan nilai kebersihan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kebersihan adalah karakter kita sebagai umat Islam. Al-Qur’an jelas menyebut bahwa Allah mencintai orang-orang yang menjaga kebersihan,” ujarnya sambil mengutip QS. Al-Baqarah ayat 222: Innallaha yuhibbut tawwabiina wa yuhibbul muthathahhirin.
Apresiasi juga datang dari Ketua BKM Masjid Baitul Muttaqin, Ridwan Ibrahim.
Ia menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan edukatif yang melibatkan pemuda.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat pembinaan karakter. Semoga bisa rutin dilaksanakan,” harapnya.
Setelah sambutan dan penyerahan cinderamata kepada pihak BKM, seluruh peserta mengikuti aksi bersih-bersih area masjid. Kegiatan ini dipandu langsung oleh pengurus masjid seperti Iqbal Qhalib dan Bombai, yang turut turun tangan memberi arahan.
Kegiatan berlanjut ke sesi ngaji karakter yang dibawakan oleh Imam Sahar dan dimoderatori oleh Miskatul Fatia, S.Pd.. Dalam tausiyahnya, Imam mengajak para peserta untuk tak hanya menjaga kebersihan fisik, tetapi juga kebersihan hati.
“Ibadah yang sah dimulai dari badan yang bersih. Tapi yang lebih penting, hati dan niat kita pun harus bersih dari riya dan kotoran akhlak,” pesan Imam Sahar.
Kegiatan ditutup dengan pemberian doorprize kepada tim terbaik dalam aksi kebersihan, disusul sesi foto bersama seluruh peserta dan panitia. Suasana keakraban dan semangat tergambar dari senyum dan tawa peserta yang mayoritas adalah mahasiswa.
Lewat Ngabers, Fushulul Quran Aceh dan LDK Arrisalah tak hanya menyasar kebersihan masjid secara fisik, tapi juga ingin menanamkan kesadaran spiritual bahwa kebersihan adalah bagian dari iman.
Diharapkan, kegiatan serupa bisa terus dilanjutkan dan menjadi gerakan yang meluas ke masjid-masjid lain di Aceh.