Banda Aceh, Harian Reportase – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh bersama Polresta Banda Aceh melakukan pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar Gerakan Mahasiswa Pembela Tanah Aceh (GAMPATA), di halaman Kantor Gubernur Aceh, baru-baru ini.
Aksi tersebut diikuti sekitar 80 massa mahasiswa. Perwakilan demonstran kemudian diterima oleh Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ir. Muhammad Syahril, MM, untuk menyampaikan langsung sejumlah tuntutan.
Dalam aksinya, massa GAMPATA menyuarakan sejumlah poin terkait transparansi dan akuntabilitas penanganan bencana di Aceh, khususnya pascabencana hidrometeorologi tahun 2025.
Koordinator aksi menyampaikan bahwa masyarakat berhak mengetahui secara terbuka proses perencanaan hingga realisasi anggaran penanganan bencana yang dilakukan pemerintah.
Adapun tuntutan yang disampaikan massa aksi meliputi:
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib hingga massa membubarkan diri setelah penyampaian aspirasi selesai.