Alumni kampus Üsküdar University, Istanbul Turki, Darlis Azis terpilih sebagai ketua PAKAT periode 2024-2026)
Banda Aceh, HARIANREPORTASE.com — Ikatan alumni Masyarakat Aceh di Turki telah sukses melaksanakan musyawarah perdana dan membentuk sebuah organisasi perhimpunan yang diberi nama Persatuan Alumni dan Masyarakat Aceh – Türkiye (PAKAT), Pada Ahad (7/7/2024) lalu.
Kegiatan yang dilaksanakan di gedung LP2M kampus UIN Ar-raniry Banda Aceh ini, para alumni Turkiye yang tergabung dalam organisasi ini turut menyusun AD/ART Organisasi dan memilih ketua baru.
Hasil musyawarah tersebut, Darlis Azis yang merupakan alumni kampus Üsküdar University yang berada di kota Istanbul Turki terpilih sebagai ketua baru yang akan memimpin PAKAT untuk dua tahun kedepan.
Dalam sambutannya, Darlis menyampaikan bahwa organisasi PAKAT ini merupakan organisasi yang bersifat kekeluargaan.
“Dimana sebelumnya kita berdiaspora, sekarang saatnya kita berbakti membangun Nanggroe,” ungkap Darlis
Hingga saat ini, lanjut Darlis, anggota PAKAT sudah lebih dari 150 anggota di seluruh Aceh, dan akan terus bertambah setiap tahunnya mengingat setiap tahun minat mahasiswa Aceh untuk belajar ke Turki semakin bertambah.
“Insya Allah anggota PAKAT akan terus bertambah setiap tahunnya, mengingat minat mahasiswa Aceh untuk belajar ke Turki terus meningkat,” ungkap Mantan Ketua KAMMI Aceh ini
Sebelumnya organisasi PAKAT telah dipimpin oleh Muhammad Arhami sebagai ketua umum pertama.
Arhami yang saat ini juga sedang menjabat sebagai wakil Direktur Politeknik Lhokseumawe.
M. Arhami dalam sambutannya menyampaikan agar semua anggota PAKAT tetap selalu kompak dan selalu bahu membahu dalam menjaga rasa kekeluargaan demi persatuan dan kesatuan organisasi.
Di hari yang sama, juga terlaksana Momorandum of Understanding (MoU) antara Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LP2M) melalui PKMB (Pusat Kerohanian dan Moderasi Beragama) UIN Ar-Raniry.
PKMB UIN Arraniry yang dipimpin oleh Drs. Saifuddin A. Rasyid, M.LIS dalam sambutannya berharap, akan lahirnya kerjasama yang baik antara PAKAT dan LP2M, dimana sebelumnya beberapa alumni Turki juga telah membantu kegiatan LP2M seperti program pengabdian mahasiswa yang telah dilaksanakan di Turki dengan dibantu oleh para mahasiswa Aceh yang berada di Isranbul-Turkey.
Saifuddin berharap semoga PAKAT menjadi lembaga yang bisa memberi banyak kontribusi untuk kemajuan Aceh kedepannya, terutama di bidang penelitian dan pendidikan.