Banda Aceh, HARIANREPORTASE.com – Dua tim mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) yang sebelumnya berhasil meraih pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), kini mewakili Aceh dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVI 2025 yang berlangsung di Universitas Tidar (Untidar), Magelang, pada 17–22 November 2025.
USK mengirimkan dua tim terbaiknya, yakni Tim Biodent dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Tim Elpis dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Keduanya mengusung semangat Student Green Entrepreneurship, yang menonjolkan kreativitas, kepedulian lingkungan, serta keberlanjutan dalam pengembangan usaha.
Tim Biodent yang dibimbing oleh Dr. drg. Diana Setya Ningsih, M.Si (FKG) terdiri dari Reza Fahrozi, Dona Al-Yandra Fitri Tanjung, Rizkia Kamila Arindy, dan Sabilillah Rhamadhanti Putri Adinda, semuanya berasal dari Fakultas Kedokteran Gigi.
Sementara Tim Elpis yang dibimbing oleh Dr. Evi Ramadhani, S.Si., M.Si. (FMIPA) terdiri dari Wira Nahma Griantara, Zaky Alif Maulana, Emi Tri Alfiani, Marsha Febry Zaraska, dan Bintang Najwa Manurung, semuanya berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Tim Biodent – kategori Manufaktur, menampilkan inovasi saliva ejector atau dental suction berbahan bioplastik ramah lingkungan sebagai solusi terhadap limbah plastik medis pada praktik kedokteran gigi.
Produk ini dikembangkan dari riset dalam proposal Bio-Dent, yang menekankan keberlanjutan lingkungan, pemanfaatan bioplastik berbasis sumber daya lokal, serta dukungan terhadap praktik sustainable dentistry.
Inovasi ini memberikan alternatif disposable suction yang lebih aman bagi lingkungan sekaligus tetap memenuhi kebutuhan klinis.
Sementara itu, Tim Elpis – kategori Makanan dan Minuman, menghadirkan produk camilan ringan berbahan dasar ikan Depik, spesies endemik Danau Lut Tawar di Aceh Tengah.
Produk ini lahir dari riset yang sebelumnya memperoleh penghargaan Silver Medal pada ajang Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition.
Inovasi pangan berbasis kearifan lokal ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi sumber daya lokal, memperkenalkan cita rasa khas Aceh ke tingkat nasional, serta memperluas peluang bisnis melalui platform KMI Expo.
Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, mengapresiasi partisipasi mahasiswa dalam kegiatan nasional bergengsi ini. Menurutnya, KMI Expo menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menumbuhkan mindset kewirausahaan dan melihat perkembangan dunia usaha di berbagai kampus di Indonesia.
“Kehadiran tim kewirausahaan mahasiswa USK pada KMI Expo XVI ini, kita berharap semakin banyak mahasiswa USK yang memiliki pola pikir wirausaha dan mampu memberi dampak luas bagi masyarakat setelah menjadi alumni,” ujarnya.
Partisipasi USK dalam KMI Award 2025 mencerminkan konsistensi institusi dalam mendorong ekosistem kewirausahaan mahasiswa. Melalui dukungan berkelanjutan, USK berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul akademik, tetapi juga mampu menciptakan solusi bisnis relevan dan berkelanjutan.
KMI Expo menjadi ruang bertemunya wirausaha mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk berkompetisi, mengenalkan produk, dan membangun jejaring.
Kegiatan KMI Expo XVI 2025 menjadi platform bagi wirausaha muda untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta best practices menghadapi tantangan era disrupsi, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan investor, mentor, dan pakar industri.