Award Winners

Mata Katarak: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Harian Reportase - Senin, 27 April 2026
Mata Katarak: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
  Harian Reportase
|
Editor
Bagikan:

Mata merupakan salah satu indra paling penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, seiring bertambahnya usia atau karena faktor tertentu, fungsi penglihatan dapat menurun. Salah satu gangguan penglihatan yang umum terjadi adalah katarak. Kondisi ini sering dialami oleh orang lanjut usia, tetapi juga bisa terjadi pada usia lebih muda. Oleh karena itu, penting untuk memahami katarak agar dapat mencegah dan menanganinya dengan tepat.

Apa Itu Katarak?

Katarak adalah kondisi ketika lensa mata menjadi keruh, sehingga cahaya yang masuk ke mata tidak dapat difokuskan dengan baik ke retina. Akibatnya, penglihatan menjadi kabur atau buram seperti melihat melalui kaca berembun.

Pada kondisi normal, lensa mata bersifat jernih. Namun, ketika protein di dalam lensa menggumpal, kejernihan tersebut berkurang dan menyebabkan gangguan penglihatan.

Penyebab Katarak

Katarak dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya:

  • Penuaan (penyebab paling umum)
  • Paparan sinar ultraviolet (UV) secara berlebihan
  • Penyakit diabetes
  • Cedera atau trauma pada mata
  • Penggunaan obat tertentu, seperti kortikosteroid dalam jangka panjang
  • Faktor genetik atau bawaan lahir
Baca Juga:  Mengantar Ayah Menjemput Maut: Potret Buruk Pelayanan dan Hilangnya Empati di RSUZA

Faktor Risiko

Beberapa kondisi yang meningkatkan risiko seseorang terkena katarak antara lain:

  • Usia di atas 60 tahun
  • Kebiasaan merokok
  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Kurangnya asupan nutrisi (terutama antioksidan)
  • Riwayat penyakit mata atau operasi mata sebelumnya

Gejala Katarak

Gejala katarak biasanya berkembang secara perlahan. Beberapa tanda yang sering muncul meliputi:

  • Penglihatan kabur atau buram
  • Sensitif terhadap cahaya terang
  • Kesulitan melihat di malam hari
  • Warna terlihat pudar atau kekuningan
  • Sering mengganti ukuran kacamata
  • Melihat lingkaran cahaya (halo) di sekitar lampu

Jenis-Jenis Katarak

Katarak dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan lokasi dan penyebabnya:

  1. Katarak nuklir – terjadi di bagian tengah lensa
  2. Katarak kortikal – dimulai dari tepi lensa dan berkembang ke tengah
  3. Katarak subkapsular posterior – terjadi di bagian belakang lensa
  4. Katarak kongenital – sudah ada sejak lahir
Baca Juga:  PPNI RSUD SAAS Peureulak Audiensi Dengan DPRK Aceh Timur

Cara Diagnosis

Untuk memastikan diagnosis katarak, dokter mata biasanya akan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti:

  • Tes ketajaman penglihatan
  • Pemeriksaan slit lamp (mikroskop khusus untuk mata)
  • Pemeriksaan retina

Pengobatan Katarak

Pengobatan katarak tergantung pada tingkat keparahannya:

1. Tahap Awal

  • Menggunakan kacamata atau lensa kontak
  • Memperbaiki pencahayaan saat membaca

2. Operasi Katarak

Jika katarak sudah mengganggu aktivitas, operasi menjadi solusi utama. Prosedur ini dilakukan dengan mengganti lensa yang keruh dengan lensa buatan (intraocular lens/IOL).

Operasi katarak tergolong aman dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi.

Pencegahan Katarak

Meskipun tidak semua kasus dapat dicegah, beberapa langkah berikut dapat membantu mengurangi risiko:

  • Menggunakan kacamata hitam saat beraktivitas di bawah sinar matahari
  • Mengonsumsi makanan kaya vitamin A, C, dan E
  • Berhenti merokok
  • Membatasi konsumsi alkohol
  • Rutin memeriksakan mata ke dokter
Baca Juga:  Buzzer di Lingkaran Kekuasaan Dinilai Perkeruh Krisis Banjir Aceh

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri ke dokter mata jika mengalami:

  • Penglihatan semakin kabur
  • Kesulitan melihat saat malam hari
  • Silau berlebihan terhadap cahaya
  • Gangguan penglihatan yang mengganggu aktivitas sehari-hari

Deteksi dini sangat penting untuk mencegah kondisi menjadi lebih parah.

Kesimpulan

Katarak adalah gangguan penglihatan yang umum, terutama pada usia lanjut, namun dapat ditangani dengan baik jika terdeteksi lebih awal. Dengan menjaga pola hidup sehat dan rutin memeriksakan mata, risiko mata katarak dapat diminimalkan. Jika sudah terjadi, operasi katarak merupakan solusi efektif untuk mengembalikan kualitas penglihatan.

 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar