HARIANREPORTASE.com — Tiga anggota senior Mapala Leuser melakukan pendakian di Burni Klieten Aceh Tengah (2.639 mdpl) pada tanggal 11 hingga 12 mei 2025.
Pendakian ini adalah nostalgia mereka yang dulu pernah ‘menaklukkan’ gunung Leuser pada ekspedisi tahun1994.
Adalah Sofyan (dosen Fakuktas Teknik jurusan Arsitektur USK), Badrul Irfan (Yayasan HAkA), dan Nourman Hidayat (Advokat Senior), ketiganya pernah tergabung dalam Ekspedisi Jalur Selatan Leuser (EJSL) 94 mapala Leuser Unsyiah bersama enam anggota tim lainnya dengan waktu tempuh 23 hari.
Pendakian kali ini adalah kerinduan berada di alam hutan rimba dengan perjuangan yang besar untuk bisa sampai di puncaknya.
“Kami bisa kembali melakukan aktivitas seorang pecintai alam dan sekaligus menikmati ngopi di hutan rimba. Ini kami lakukan disela aktivitas profesi yang begitu padat” Kata Sofyan, yang didampingi Badrul Irfan.
“Perlu rehat sejenak dengan merasakan sensasi hutan hujan tropis yang padat dan tanjakan yang curam. Kami bisa tidur nyenyak di dalam tenda dalam hawa gunung yang dingin. Kami bisa makan hanya dengan ikan teri sambalado dan shalat lima waktu yang teratur”. Kata Sofyan lagi.
Uniknya, usia mereka tidak muda lagi. Sofyan misalnya, saat ini berusia 53 tahun. Sedangkan Badrul Irfan dan Nourman masing-masing berusia 52 tahun.
“Rasulullah dalam memimpin perang badar yang dahsyat itu usianya 55 tahun. Maknanya usia segini bukan saatnya menyerah dan berhenti beraktivitas”. Kata Badrul Irfan.
Menurut Badrul Irfan, karakter pejuang dan tidak mengenal menyerah dalam menghadapi permasalahan hidup dan profesi didapat dari aktivitas pencinta alam. Mereka dituntut untuk menuntaskan pendakiannya meski dorongan untuk menyerah selalu ada .
“Beberapa hambatan, hujan, kelelahan, tanjakan yang yang terjal, akan selalu menggoda kita untuk berhenti. Dan kami tidak berhenti hingga sampai ke puncaknya”. lanjutnya
Pendakian ke Burni klieten ini dilakukan pada hari Ahad 11 Mei 2025 pukul 7.30 wib melalui kampung Mangaya di pinggiran Danau Laut Tawar. Pendakian dilakukan selama 5 jam untuk mendapatkan shelter terakhir.
Besoknya dinihari pukul 4.15 wib melanjutkan ke puncak dan berhenti di puncak batu untuk shalat subuh dan istirahat dan melanjutkan pendakian ke puncak pilar. Setelah itu tim turun dan tiba kembali di kampung pada pukul 17 wib pada tanggal 12 Mei 2025.
Dalam pendakian ini turut didampingi
Tiga pendamping. Mereka adalah Amanda Fathimah L.492.US Fak. MIPA Matematika USK, Amelia L.507.US Fak. KIP Olahraga USK, M. Rizky Alamin L.511.US Fak. Ekonomi Islam USK dan seorang pemandu bernama Abdul Hadi yang juga anggota mapala Leuser yang kini aktif sebagai Guide dalam pendakian di beberapa gunung di Aceh Tengah dan Bener Meriah.