Award Winners

Pesta Gay di Puncak Digerebek, Dinkes Temukan Kasus HIV dan Sifilis

Harian Reportase - Selasa, 24 Juni 2025
Pesta Gay di Puncak Digerebek, Dinkes Temukan Kasus HIV dan Sifilis
Polisi menggerebek pesta gay modus family gathering di Puncak, Bogor (Foto: Dok. istimewa)  
Penulis
|
Bagikan:

Dari hasil pemeriksaan kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bogor menemukan beberapa peserta pesta gay dinyatakan positif HIV dan sifilis.


Bogor, HARIANREPORTASE.com – Sebuah pesta yang dikemas sebagai “family gathering” di sebuah vila kawasan Puncak, Bogor, digerebek polisi pada Sabtu malam (22/6/2025).

Dari hasil pemeriksaan kesehatan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menemukan beberapa peserta dinyatakan positif HIV dan sifilis.

Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, menyampaikan bahwa dari 75 peserta yang diamankan, 74 orang telah menjalani tes kesehatan. Satu orang lainnya belum diketahui keberadaannya.

Baca Juga:  Ketua DPRA Antar Surat Tembusan Anggaran Penguatan Perdamaian Aceh

“Dari 74 orang yang diperiksa, ada yang reaktif HIV dan ada yang reaktif sifilis. Ini menjadi perhatian serius kami,” kata Fusia saat ditemui di Kantor Sekda Kabupaten Bogor, Selasa (24/6/2025), dikutip Kompas.com.

Fusia menjelaskan bahwa sebagian besar peserta bukan warga Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, Dinkes akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan dari daerah asal masing-masing peserta untuk penanganan lebih lanjut, termasuk pengobatan dan pendampingan.

Disamarkan Sebagai Acara Hiburan

Pesta tersebut disebut-sebut sebagai ajang hiburan dengan tema “The Big Star”, yang berisi lomba menyanyi dan menari.

Baca Juga:  Evaluasi Implementasi SAKIP 2025, Kementerian ATR/BPN Susun Langkah Transformasi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang

Undangan acara disebarkan melalui media sosial dan peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp 200.000 per orang.

Menurut pihak kepolisian, mayoritas peserta adalah pria dari wilayah Jabodetabek.

Saat penggerebekan, polisi menyita beberapa barang seperti empat bungkus kondom baru dan sebuah pedang yang diduga digunakan untuk pertunjukan tari. Tidak ditemukan aktivitas asusila saat itu, namun penyelidikan terhadap panitia penyelenggara masih terus berjalan.

“Semua peserta saat ini berstatus saksi dan telah dipulangkan,” ujar Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara.

Baca Juga:  Rekapitulasi Pilpres 2024 Tuntas di 38 Provinsi, Berikut Rinciannya

Waspadai Penularan HIV dan Sifilis

HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus berbahaya yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Jika tidak ditangani, HIV dapat berkembang menjadi AIDS, membuat tubuh sangat rentan terhadap penyakit.

Sementara itu, sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Tanpa pengobatan, sifilis bisa menyebabkan kerusakan organ tubuh dan komplikasi serius.

Dinkes mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap aktivitas berisiko dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan penyakit menular seksual.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar