Award Winners

PII Gelar Halal bi Halal dan Rapat Pimpinan Cabang, Siap Rumuskan Arah Pembangunan 2026–2027

Harian Reportase - Rabu, 15 April 2026
PII Gelar Halal bi Halal dan Rapat Pimpinan Cabang, Siap Rumuskan Arah Pembangunan 2026–2027
  Harian Reportase
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Aceh Besar, Harian Reportase –Semangat kebersamaan dan kontribusi nyata untuk daerah kembali digaungkan oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Pengurus Cabang Aceh Besar melalui kegiatan Halal bi Halal yang dirangkai dengan Rapat Pimpinan Cabang sebagai langkah strategis menyusun arah pembangunan periode 2026–2027.

Kegiatan yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026 di Sekretariat PII PC Aceh Besar ini menjadi momentum penting bagi para insinyur untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.

Ketua Panitia Pelaksana, Ir. M. Nasir, S.Hut, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat ukhuwah pasca Hari Raya, tetapi juga sebagai forum strategis dalam merumuskan program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga:  Wahai Rakyat Aceh, Bertaubatlah!

“PII harus hadir tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi sebagai kekuatan intelektual dan teknis yang mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan pembangunan, termasuk isu krusial seperti mitigasi bencana di wilayah Aceh Besar,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua PII Aceh Besar, Ir. Variadi, ST., M.Eng., IPU., ASEAN Eng., menegaskan pentingnya peran insinyur dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan dan tangguh terhadap risiko bencana.

“Insinyur harus menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap pembangunan tidak hanya mengejar kemajuan, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan, ketahanan, dan keberlanjutan. Mitigasi bencana harus menjadi bagian integral dalam setiap proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Aceh Besar,” tegasnya.

Baca Juga:  Polisi Amankan Pengedar Narkotika di Aceh Timur, Belasan Paket Sabu Disita

Sebagai wilayah yang memiliki kerentanan terhadap bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan longsor, Aceh Besar membutuhkan peran aktif para insinyur dalam menghadirkan perencanaan pembangunan yang tangguh dan berkelanjutan. Melalui forum ini, PII Aceh Besar mendorong integrasi aspek mitigasi bencana dalam setiap perencanaan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan.

Mengangkat tema **“PII Hadir Memberikan Dampak dan Kontribusi untuk Pembangunan Aceh Besar”**, kegiatan ini diharapkan melahirkan gagasan-gagasan konstruktif lintas sektor, termasuk penguatan sistem ketahanan wilayah, pembangunan infrastruktur adaptif terhadap risiko bencana, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keinsinyuran kebencanaan.
PII Aceh Besar juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga aman dan tangguh terhadap bencana.

Baca Juga:  Syekh Asal Palestina Semangati Siswa SMPIT Bunayya Lhokseumawe Menghafal Alquran

Seluruh anggota dan pengurus PII Aceh Besar diimbau untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, sebagai bagian dari upaya memperkuat peran strategis insinyur dalam membangun masa depan Aceh Besar yang lebih resilien dan berkelanjutan.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar