Aceh Timur, HARIANREPORTASE.com – Suasana duka menyelimuti warga Dusun Krueng Tuan, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, setelah tiga unit rumah hangus dilalap si jago merah pada Rabu pagi (23/07/2025) sekitar pukul 10.10 WIB.
Kebakaran hebat tersebut meluluhlantakkan rumah milik tiga warga, masing-masing Hamdani (30), Syahbuddin (51), dan Sutan Akbar Lubis (30). Api dengan cepat membesar dan merambat dari satu rumah ke rumah lainnya.
Kapolsek Ranto Peureulak, Iptu Nasril Rahmad, S.E., menyampaikan bahwa penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari kebocoran selang gas elpiji di dapur rumah Hamdani.
“Api awalnya muncul dari dapur rumah Hamdani. Kebocoran selang gas elpiji diduga menjadi pemicunya. Api kemudian merembet ke atap dan menjalar ke rumah di sebelahnya,” ungkap Kapolsek.
Begitu mendapat laporan dari warga, aparat Polsek Ranto Peureulak bersama Tim Pemadam Kebakaran dan masyarakat setempat langsung turun tangan berjibaku memadamkan kobaran api. Proses pemadaman melibatkan satu unit mobil damkar dan dua unit mobil tangki air.
“Berkat kerja sama semua pihak, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar lebih luas,” tambah Kapolsek.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta. Ketiga rumah mengalami kerusakan cukup parah.
Menanggapi insiden ini, Kapolsek Ranto Peureulak mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya dari peralatan dapur.
“Kami mengingatkan warga, terutama ibu rumah tangga, agar rutin memeriksa kondisi selang, regulator, dan tabung gas. Pastikan juga ventilasi dapur memadai agar risiko kebakaran bisa diminimalkan,” tegas Iptu Nasril Rahmad.
Kejadian ini menjadi pengingat penting akan bahaya laten dari instalasi gas rumah tangga yang tidak terawat. Kewaspadaan dan pemeriksaan rutin bisa menjadi langkah kecil yang menyelamatkan nyawa dan harta benda.