Langsa, HARIANREPORTASE.com — Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Samudra (Unsam) Langsa menyelenggarakan kegiatan pembinaan Masyarakat Melalui Program Kader Pintar Dengan Pemanfaatan IT untuk mengecek status gizi sebagai upaya penanganan stunting, di Desa Alue Ie Puteh, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, Selasa (20/8/2024).
Kegiatan PKM ini dipimpin oleh Amelia, S.Pd., M.Si dengan anggota Herlina Endah Sari, S.Si., M.Sc.
Ketua Tim PKM Unsam, Amelia kepada harianreportase.com menjelaskan, Pravalensi kasus stuting di Provinsi Aceh masih menjadi perhatian Pemerintah. Berdasarkan Hasil SSGI Tahun 2021, Aceh menduduki peringkat ke-3 tertinggi dari seluruh provinsi di Indonesia yakni 33,2 % pada tahun 2021.
Meskipun turun 2% dari tahun berikutnya, namun permasalahan terkait gizi ini harus segera diatasi. Demikian juga untuk salah satu kabupaten di Provinsi Aceh, yaitu Aceh tamiang Pravalensi stunting atau angka kejadian stunting masih menjadi permasalahan setiap daerah.
“Aceh tamiang yang merupakan salah satu kabupaten yang menduduki peringkat 13 besar dari seluruh Kabupaten atau Kota pada provinsi Aceh Tahun 2021,” kata Amelia
Amelia menerangkan, Selanjutnya pada tahun 2022 pravelensi kasus stunting di Kabupaten Aceh Tamiang masih menjadi perhatian karena masih berada dekat dengan rata- rata nilai pravalensi tingkat nasional.
“Hal ini menunjukkan bahwa perlu aksi dan strstegi yang direalisasikan dalam penanganan kasus stunting.” lanjutnya
Menurut Amelia, Stunting dapat diatasi dengan pengobatan, namun mencegah sejak dini akan jauh lebih baik untuk mangatasi stunting.
“Merujuk dari uraian diatas, penggunaan teknologi seperti aplikasi EPPGBM atau aplikasi lainnya, dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan akses dan menyebarkan informasi kesehatan gizi kepada masyarakat secara luas. Aplikasi tersebut dapat membantu memberikan edukasi tentang gizi yang baik dan praktik pencegahan stunting kepada para orang tua anak secara interaktif dan mudah diakses.” ujar Amelia
Berdasarkan permasalahan dan kondisi tersebut, maka tim pengabdian kepada masyarakat (PkM) melaksanakan kegiatan “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Kader Pintar Dengan Pemanfaatan IT untuk mengecek status giz sebagai upaya penanganan stunting.”
“Tujuan dari kegiatan ini yaitu mendampingi dan melakukan pembinaan kepada para kader Posyandu di Desa Alue Ie puteh Kecamatan Manyak Payed dalam mensosialisasikan stunting, informasi terkait gizi dengan pemanfaatan IT, salah satunya aplikasi PSG Balita.” ungkapnya

Para peserta sedang menyimak pemaparan dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Samudra (Unsam) Langsa.
Kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan telah diikuti oleh beberapa kader Posyandu dan Ibu ibu yang memiliki balita.
Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, hal ini ditunjukkan dari partisipasi saat kegiatan dan hasil kuesioner juga menunjukkan bahwa 89% kegiatan ini sangat bermanfaat dan sesuai dengan harapan peserta.
Selain itu peserta juga telah terampil menggunakan aplikasi untuk mengetahui status gizi.
“Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan kader Posyandu dalam identifikasi status gizi anak, sehingga dapat melakukan intervensi sesuai kondisi dan dapat mempertahankan status gizi yang sudah baik.” harap Amelia