HARIANREPORTASE.com – Jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci, per Sabtu (22/6/2024), tercatat mencapai 225 orang.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyampaikan, kebayakan jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi termasuk dalam risiko tinggi.
“Risiko tinggi (adalah) yang punya komorbid, ada riwayat sakit jantung, stroke ringan, penyakit kronis, atau lansia di atas 55 tahun,” ucap Nadia, dilansir dari Kompas.com, Sabtu (22/6/2024).
Jemaah haji Indonesia terbanyak meninggal di Mekkah
Dikutip dari laman Sistem komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), jemaah haji yang meninggal dunia tersebut tersebar di Jeddah, Mekkah, Madinah, Arafah, dan Mina.
Dari lima kota atau wilayah tersebut, jemaah haji paling banyak meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi.
Adapun rinciannya sebagai berikut:
Jeddah: 3 jemaah
Berisiko tinggi: 3 jemaah
Tidak berisiko tinggi: -.
Mekkah: 166 jemaah
Berisiko tinggi: 149 jemaah
Tidak berisiko tinggi: 17 jemaah.
Madinah: 19 jemaah
Berisiko tinggi: 17 jemaah
Tidak berisiko tinggi: 2 jemaah.
Arafah: 6 jemaah
Berisiko tinggi: 6 jemaah
Tidak berisiko tinggi: -.
Mina: 31 jemaah
Berisiko tinggi: 28 jemaah
Tidak berisiko tinggi: 3 jemaah.
Jumlah jemaah haji meninggal dari tahun ke tahun
Jumlah jemaah haji asal Indonesia yang paling banyak meninggal dunia terjadi pada tahun 2023, kemudian diikuti tahun 2017.
Adapun rincian jumlah jemaah haji indonesia yang meninggal dunia di tanah suci dari tahun per tahun sejak 2015 sebagai berikut:
2015: 624 jemaah
2016: 342 jemaah
2017: 658 jemaah
2018: 385 jemaah
2019: 473 jemaah
2022: 89 jemaah
2023: 773 jemaah
2024 (hingga 22 Juni): 225 jemaah.