Penyerahan apresiasi tersebut turut didampingi oleh sejumlah pengurus klub, termasuk Bendahara Wira Kesuma, S.H. dan Sekretaris M. Nur, S.Pd.
“Apresiasi ini kita berikan kepada Mukhlis Saleh karena jasa dan dedikasinya serta sebagai pemain senior sejak 2013 yang tak pernah berpindah klub. Ia hanya bermain dalam satu klub yakni Peureulak Raya, atau istilahnya One Man One Club,” ujar Fattah Fikri.
Sebagai striker andalan, Mukhlis telah mencetak banyak gol penting dan berperan besar membawa Peureulak Raya lolos ke Putaran Nasional dalam kompetisi Liga 3 tahun lalu serta Liga 4 tahun ini.
Untuk diketahui, hanya tiga klub dari Aceh yang berhasil lolos ke babak 32 besar Putaran Nasional Liga 4 tahun ini: klub dari Aceh Besar, Persidi Idi, dan Peureulak Raya.
Meski pada laga terakhir di Bali Peureulak Raya harus mengakui keunggulan lawan dan gagal melaju ke babak selanjutnya, pihak manajemen mengaku akan menjadikan momen ini sebagai bahan evaluasi untuk membenahi tim ke depan.
“Ini jadi pelajaran penting bagi kita untuk terus berbenah dan memperkuat tim agar bisa lebih berprestasi di Liga 4 Nasional mendatang,” tambah Wira Kesuma.
Kesetiaan Mukhlis Saleh selama lebih dari satu dekade menjadi inspirasi tersendiri bagi pemain lain. Manajemen berharap semangat dan komitmen seperti yang ditunjukkan Mukhlis dapat menjadi teladan dalam membangun klub yang kuat dan berdaya saing hingga ke tingkat nasional.






