Award Winners

Pencarian Petani Hilang di Lokop Dihentikan Tanpa Hasil

Harian Reportase - Jumat, 10 Oktober 2025
Pencarian Petani Hilang di Lokop Dihentikan Tanpa Hasil
  
Penulis
|
Bagikan:

Aceh Timur, HARIANREPORTASE.com – Setelah tujuh hari melakukan pencarian intensif, operasi pencarian terhadap Sabardi (24), petani asal Desa Terujak, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, resmi dihentikan pada Jumat (10/10/2025) pagi.

Keputusan ini diambil setelah tim gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepastian penghentian pencarian tersebut disampaikan langsung oleh Kapospolsubsektor Lokop, Polres Aceh Timur, Polda Aceh, Ipda Suhirman, yang memimpin langsung operasi sejak hari pertama.

Baca Juga:  Bareskrim Polri Ungkap Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, 2 Tersangka Diamankan

“Dengan berat hati kami hentikan proses pencarian setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga. Rencananya, hari ini keluarga akan mengadakan kenduri tujuh hari menghilangnya Sabardi,” ujar Ipda Suhirman, Jumat (10/10/2025).

Pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari empat personel Polsubsektor Lokop, dua anggota Posramil Lokop, delapan petugas BPBD Kabupaten Aceh Timur, serta masyarakat Desa Terujak.

Selama tujuh hari berturut-turut, tim menyisir area hutan, kebun, dan aliran sungai di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Namun, hingga hari ketujuh tidak ditemukan petunjuk yang mengarah pada keberadaan Sabardi.

Baca Juga:  Jejak Nyata Satgas PRR: Infrastruktur Bangkit, Harapan Warga Kembali Tumbuh

Menurut Ipda Suhirman, penghentian operasi pencarian ini merupakan bagian dari prosedur standar (SOP) yang berlaku, dimana pencarian dapat dihentikan apabila setelah tujuh hari tidak ditemukan hasil signifikan atau perkembangan baru di lapangan.

“Kami akan membuka kembali pencarian apabila nanti muncul informasi baru atau tanda-tanda keberadaan korban,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat—terutama TNI, BPBD, serta masyarakat—yang telah bekerja sama dan menunjukkan kepedulian dalam operasi pencarian Sabardi.

Baca Juga:  Hari Pertama Sekolah, Wali Kota Sabang Imbau Ayah Antar Anak ke Sekolah

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda pasti mengenai keberadaan korban, sementara keluarga Sabardi berharap adanya keajaiban dan tetap berdoa agar putra mereka segera ditemukan dalam keadaan apapun.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar