Aceh Timur, HARIANREPORTASE.com – Uluran tangan dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRK Aceh Timur, Zulmi, dengan memfasilitasi bantuan kesehatan bagi seorang gadis kecil yang tengah berjuang melawan penyakit serius.
Gadis tersebut bernama Raisa Ramadani (9), warga Desa TP Pantai Alue Ie Itam, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur. Raisa didiagnosis menderita Typhoid Fever disertai Gastro Enteritis Akut (GEA), penyakit pada saluran pencernaan akibat infeksi bakteri Salmonella typhi yang umumnya menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.
Raisa merupakan anak pertama dari pasangan Ismail Jalil dan Rostita. Meski penyakit ini kerap menyerang anak-anak seusianya, kondisi Raisa memerlukan penanganan medis yang serius.
Berdasarkan hasil pemeriksaan radiologi di RSUD Zubir Mahmud, pihak rumah sakit memutuskan untuk merujuk Raisa ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSZA) Banda Aceh guna mendapatkan perawatan lanjutan yang lebih intensif.
Di tengah upaya penyembuhan sang buah hati, keluarga Raisa juga dihadapkan pada keterbatasan ekonomi. Ismail Jalil mengungkapkan bahwa pasca musibah banjir yang melanda Kabupaten Aceh Timur, kondisi perekonomian keluarga belum sepenuhnya pulih, sehingga mereka membutuhkan dukungan untuk memenuhi berbagai kebutuhan selama masa perawatan.
Menyikapi kondisi tersebut, Zulmi berinisiatif memberikan fasilitasi bantuan kesehatan serta kebutuhan pendukung lainnya bagi Raisa dan keluarga selama menjalani perawatan di RSZA Banda Aceh.
“Kami tergerak untuk membantu karena ini menyangkut masa depan seorang anak. Semoga fasilitas dan dukungan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga serta membantu proses pengobatan dan pemulihan Raisa,” ujar Zulmi.
Ia berharap Raisa dapat segera pulih, kembali ceria, dan menjalani hari-hari bersama keluarga seperti anak-anak seusianya.
Kisah Raisa menjadi pengingat bahwa di tengah keterbatasan dan ujian hidup, kepedulian dan solidaritas sosial menjadi kekuatan besar dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan.
Bantuan yang diberikan bukan sekadar materi, tetapi juga harapan dan semangat bagi keluarga yang sedang berjuang.