Award Winners

Top 5 reksa dana Pendapatan Tetap Dengan Expense Ratio Terendah di Pertengahan Maret 2026 Ini

Harian Reportase - Rabu, 8 April 2026
Top 5 reksa dana Pendapatan Tetap Dengan Expense Ratio Terendah di Pertengahan Maret 2026 Ini
  Harian Reportase
|
Editor
Bagikan:

Investasi reksa dana adalah instrumen keuangan yang relevan bagi Anda yang ingin merencanakan finansial secara matang. Mungkin selama ini Anda sudah merasa nyaman mencari pilihan reksadana pasar uang di Makmur.id. Namun, untuk memaksimalkan potensi imbal hasil, melirik reksa dana pendapatan tetap seperti yang ada di Makmur.id merupakan keputusan cerdas. 

Satu faktor krusial yang perlu diteliti sebelum berinvestasi adalah beban biaya operasional atau expense ratio. Semakin kecil persentasenya, semakin optimal potensi keuntungan bersih Anda. Untuk bertransaksi secara praktis, Anda dapat menggunakan layanan Makmur.id. Berikut ulasan lima produk reksa dana pendapatan tetap dengan efisiensi biaya unggul.

1. BNI-AM Short Duration Bonds Index Kelas R1

Produk pertama yang menduduki posisi teratas dalam daftar efisiensi biaya adalah BNI-AM Short Duration Bonds Index Kelas R1. Berdasarkan data per 16 Maret 2026, reksa dana ini menunjukkan pertumbuhan kinerja satu tahun terakhir yang positif sebesar 4.85%.  Kinerja yang stabil ini ditopang oleh Asset Under Management (AUM) yang memadai, mencapai Rp392,09 Miliar. Untuk harga kepemilikan aset, Nilai Aktiva Bersih per unit (NAB/Unit) berada pada level Rp1.069,65. 

Baca Juga:  Mempertanyakan Komitmen Pemerintah Aceh Untuk Qanun LKS?

Keunggulan utama instrumen ini terletak pada beban operasionalnya. Hal ini karena produk ini menetapkan tingkat Expense Ratio yang sangat rendah, yaitu di angka 0.10%..

2. Bahana ABF Indonesia Bond Index Fund

Pilihan investasi selanjutnya yang patut Anda perhatikan secara seksama adalah Bahana ABF Indonesia Bond Index Fund. Berdasarkan data per 16 Maret 2026, instrumen pendapatan tetap ini menunjukkan performa solid dengan perolehan Kinerja 1Y di angka pertumbuhan 6.49%. Dari pengelolaannya tingkat Expense Ratio produk tergolong kompetitif di angka 0.22%.

Produk ini memiliki Nilai Aktiva Bersih per unit (NAB/Unit) sebesar Rp58.507,00.  Kekuatan fundamental produk terlihat jelas dari besaran total dana kelolaan (AUM) yang masif, yakni menembus Rp8,32 Triliun yang merepresentasikan tingginya kepercayaan investor. 

3. KIM Fixed Income Sharia

Bagi Anda yang mengutamakan prinsip pengelolaan dana berbasis syariah, KIM Fixed Income Sharia merupakan alternatif yang tepat untuk portofolio Anda. Terkait dengan informasi bahwa data per 16 Maret 2026, rincian mengenai pertumbuhan investasi selama satu tahun saat ini menunjukkan bahwa data tidak tersedia. 

Baca Juga:  Semarak Ramadhan, Masjid Silang Rukoh Gelar Aneka Lomba

Kendati demikian, instrumen investasi syariah ini memiliki total dana kelolaan (AUM) kokoh menyentuh nilai Rp560,17 Miliar. Untuk aspek penilaian harga asetnya, Nilai Aktiva Bersih per unit (NAB/Unit) tercatat senilai Rp1.044,85.
Reksa dana ini juga relatif efisien dalam mengelola dana. Dalam hal efisiensi beban biaya manajer investasi, produk ini menerapkan Expense Ratio senilai 0.43%.

4. Insight Elite Fund

Produk keempat yang turut menawarkan beban biaya operasional yang terjangkau bagi para investor adalah Insight Elite Fund. Produk ini mematok beban Expense Ratio sebesar 0.65%.

Berdasarkan data per 16 Maret 2026, produk ini berhasil menunjukkan angka pertumbuhan menonjol. Berdasarkan catatan, kinerja satu tahun terakhir (Kinerja 1Y) melesat naik dengan persentase mencapai 13.66%. Di sisi lain, akumulasi dana kelolaan (AUM) dari instrumen ini tercatat di angka Rp13,1 Miliar. Untuk memantau pergerakan harga asetnya, Nilai Aktiva Bersih per unit (NAB/Unit) saat ini berada pada posisi Rp2.235,85. 

Baca Juga:  Data di Pusat Data Nasional yang Diserang Ransomware Tidak Bisa Dipulihkan

5. Sucorinvest PHEI AAA Corporate Bond Fund

Sebagai penutup daftar reksa dana pendapatan tetap dengan tingkat efisiensi pengelolaan terbaik, Anda dapat meninjau instrumen Sucorinvest PHEI AAA Corporate Bond Fund. Berkaitan dengan efisiensi pengeluaran manajer investasi, produk ini memberlakukan beban Expense Ratio di angka 0.70%. 

Mengacu pada informasi bahwa data diambil pada 16 Maret 2026 instrumen ini mampu menghimpun dana kelolaan (AUM) memadai sejumlah Rp21,08 Miliar. Kemudian, untuk harga unit kepemilikan aset, Nilai Aktiva Bersih per unit (NAB/Unit) saat ini ditetapkan senilai Rp1.060,36. 

Memperhatikan besaran beban biaya operasional tahunan yang dikenakan manajer investasi merupakan strategi penting yang harus Anda terapkan. Pemilihan tingkat Expense Ratio rendah memastikan potensi pertumbuhan dana Anda bekerja maksimal. Dengan pergerakan yang stabil, kelima produk pendapatan tetap di atas sangat cocok untuk menjaga keamanan modal sekaligus menumbuhkan nilai aset secara konsisten. 

Jika Anda ingin wujudkan target keuangan Anda sekarang, kunjungi Makmur.id. Beli produk reksa dana terbaik secara praktis melalui aplikasi Makmur.id hari ini. 

 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar