Award Winners

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Unsam Hijaukan Kampus dengan 500 Pohon

Harian Reportase - Senin, 8 Juni 2026
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Unsam Hijaukan Kampus dengan 500 Pohon
  Harian Reportase
Penulis
|
Editor
Bagikan:

langsa, Harian Reportase – Universitas Samudra (Unsam) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui aksi penanaman 500 pohon yang dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Penanaman Pohon Serentak yang diinisiasi Forum Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS-PTN Barat) Tahun 2026.

Gerakan yang melibatkan 39 perguruan tinggi negeri di wilayah barat Indonesia tersebut mengangkat tema “Kampus Berdampak untuk Lingkungan Berkelanjutan” sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Aceh Singkil Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Ekspose Legal Opinion Pembangunan Sekolah Rakyat

Di lingkungan Universitas Samudra, kegiatan diawali dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Rektor bersama unsur pimpinan universitas. Penanaman tersebut menjadi penanda dukungan institusi terhadap pengembangan kampus hijau sekaligus memperkuat fungsi ekologis kawasan kampus.

Kepala LPPM Universitas Samudra, Dr. Iswahyudi, S.P., M.Si., mengatakan bahwa gerakan penghijauan tersebut merupakan implementasi peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, sekaligus momentum memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.

Menurutnya, keberadaan pohon tidak hanya berfungsi sebagai penghijauan, tetapi juga memiliki manfaat penting dalam menyerap emisi karbon, menjaga kualitas udara, meningkatkan konservasi lingkungan, serta menyediakan ruang terbuka hijau yang nyaman bagi sivitas akademika.

Baca Juga:  Starlink Ancam Nyawa Penghuni Bumi

“Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap upaya menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Sebanyak 500 pohon yang ditanam di kawasan kampus diharapkan mampu memperkuat ekosistem hijau Universitas Samudra sekaligus mendukung berbagai indikator kampus berkelanjutan yang saat ini menjadi perhatian perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Selain aspek lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kolaborasi dan kepedulian bersama di kalangan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan kampus dinilai menjadi modal penting untuk menciptakan budaya akademik yang peduli terhadap isu keberlanjutan.

Baca Juga:  5 Rumah Terbakar di Simpang Ulim, Polisi Lakukan Olah TKP

Universitas Samudra juga berencana melanjutkan program penghijauan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pengembangan rehabilitasi kawasan pesisir dan ekosistem mangrove di wilayah Kota Langsa. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pemulihan lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan kawasan pesisir terhadap dampak perubahan iklim.

Dengan gerakan penanaman pohon ini, Universitas Samudra menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar