Award Winners

Cegah Risiko Gangguan Pernapasan, RAPI Aceh Timur Bagikan Masker Gratis

Harian Reportase - Sabtu, 17 Oktober 2026
Cegah Risiko Gangguan Pernapasan, RAPI Aceh Timur Bagikan Masker Gratis
Anggota RAPI 01.08 Wilayah Aceh Timur, Sabaruddin (JZ01 DGL) Sedang menyerahkan masker gratis kepada warga yang sedang melintas, di Jalan Medan Banda Aceh, Gp. Beusa Seberang, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (17/10/2026).  
Penulis
|
Bagikan:

Aceh Timur, HARIANREPORTASE.com – Di tengah kabut asap yang menyelimuti wilayah Aceh Timur dan semakin mengkhawatirkan, kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jajaran Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh Timur.

Dengan penuh semangat kemanusiaan, para anggota RAPI turun langsung ke tengah masyarakat untuk membagikan masker, terutama kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), dan ibu hamil.

Kegiatan sosial tersebut dipusatkan di Simpang Gampong Beusa Seberang, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur, pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Pembagian masker menyasar masyarakat yang melintas, baik di jalan nasional maupun di ruas jalan Peureulak–Lokop.

Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata kepedulian RAPI Aceh Timur terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang kini menghadapi ancaman kabut asap.

Udara yang tercemar tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi mereka yang memiliki daya tahan tubuh lebih rentan.

Baca Juga:  Solusi Konflik Timur Tengah

Di tengah situasi tersebut, jajaran RAPI Aceh Timur memilih untuk tidak tinggal diam. Dengan turun langsung ke jalan, mereka berupaya memberikan perlindungan awal kepada masyarakat melalui pembagian masker sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan saat kualitas udara memburuk.

Koordinator lapangan, Hamzah, S.H (JZ01 BWZ), mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian RAPI kepada masyarakat yang sedang menghadapi kondisi lingkungan yang memprihatinkan.

Menurutnya, kehadiran RAPI di tengah masyarakat bukan semata-mata menjalankan kegiatan organisasi, melainkan juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan panggilan kemanusiaan untuk saling membantu, terutama ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan perlindungan.

“Pembagian masker ini merupakan wujud kepedulian kami kepada masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang semakin mengkhawatirkan. Kami ingin hadir dan memberikan manfaat, meskipun melalui langkah sederhana. Setidaknya, kami berupaya membantu masyarakat agar lebih terlindungi, terutama anak-anak, lansia, dan ibu hamil,” demikian pesan kepedulian yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Refleksi Milad KAHMI ke-59

Bagi RAPI Aceh Timur, masker yang dibagikan bukan sekadar pelindung pernapasan, tetapi juga simbol kepedulian dan kebersamaan. Di balik setiap masker yang diberikan, tersimpan harapan agar masyarakat tetap sehat dan dapat menjalankan aktivitas dengan lebih aman di tengah kondisi udara yang kurang bersahabat.

Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Aceh, termasuk Aceh Timur, menjadi perhatian bersama karena dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.

Anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan, lansia, serta ibu hamil merupakan kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih karena berisiko mengalami dampak kesehatan akibat paparan polusi udara.

Atas dasar itulah, RAPI Aceh Timur berupaya mengambil langkah nyata melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kepedulian tersebut diharapkan tidak hanya meringankan kekhawatiran warga, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan kesadaran bersama untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang belum membaik.

Baca Juga:  Sekretaris Komisi Fatwa MPU Aceh Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Mulia Rasulullah Muhammad SAW

Hamzah juga menyampaikan bahwa apabila dalam dua hari ke depan kabut asap belum menghilang, RAPI Aceh Timur berencana kembali melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat, dengan prioritas utama anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Rencana tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian jajaran RAPI Aceh Timur tidak berhenti pada satu kegiatan saja. Mereka berupaya terus hadir sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya ketika kondisi lingkungan menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan warga.

RAPI Aceh Timur berharap kabut asap segera berlalu sehingga masyarakat dapat kembali menghirup udara yang lebih bersih dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan tenang.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar