Award Winners

Mahasiswa IAIN Langsa Gelar KKN Bertema “Stunting Free & Kesehatan Keluarga” di Desa Pahlawan

Harian Reportase - Rabu, 20 Agustus 2025
Mahasiswa IAIN Langsa Gelar KKN Bertema “Stunting Free & Kesehatan Keluarga” di Desa Pahlawan
Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa yang tergabung dalam Kelompok 15 KKN Mandiri menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Stunting Free & Kesehatan Keluarga” di Desa Pahlawan, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (19/8/2025).  
Penulis
|
Bagikan:

Aceh Tamiang, HARIANREPORTASE.com – Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa yang tergabung dalam Kelompok 15 KKN Mandiri menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Stunting Free & Kesehatan Keluarga” di Desa Pahlawan, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (19/8/2025).

Program ini disambut antusias oleh masyarakat setempat, termasuk kader posyandu dan perangkat desa, yang menilai kegiatan tersebut sangat relevan dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa fokus pada edukasi gizi dan kesehatan keluarga sebagai upaya pencegahan stunting—masalah serius yang masih menghantui banyak daerah di Aceh, termasuk Aceh Tamiang. Edukasi dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti penyuluhan gizi, praktik pembuatan makanan sehat, serta pelaksanaan posyandu untuk ibu hamil dan balita.

Ketua KKN Mandiri Kelompok 15 menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa kepada masyarakat.

“Kami ingin ilmu yang diperoleh di kampus dapat dirasakan langsung manfaatnya. Harapan kami, masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan keluarga adalah kunci mencetak generasi yang sehat dan cerdas,” ujarnya.

Tidak hanya memberi materi, mahasiswa juga memperkenalkan cara mengolah bahan pangan lokal agar bernilai gizi tinggi. Dengan demikian, masyarakat mendapatkan bekal pengetahuan sekaligus keterampilan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Gen-Z Didorong Pahami Hukum: KAMMI Banda Aceh Gelar Seminar Moral Hukum di Era Digital

Dukungan Pemerintah Desa dan Kader Posyandu

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Datok Desa Pahlawan, Bapak Rusli, serta kader posyandu setempat, Ibu Wati. Keduanya memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menyentuh persoalan nyata di masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa IAIN Langsa. Program ini sangat bermanfaat, terutama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan anak dan keluarga,” ujar Datok Rusli.

Senada, Ibu Wati menilai kehadiran mahasiswa memberi semangat baru bagi para ibu di desa tersebut.

“Pendampingan mahasiswa membuat para ibu lebih semangat datang ke posyandu dan belajar soal gizi anak. Semoga kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut,” harapnya.

Apresiasi dari Kampus

Baca Juga:  Airlangga Hartarto Mundur Dari Ketua Umum Partai Golkar

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Mandiri IAIN Langsa, Afrizal Refo, MA, yang juga merupakan dosen Pendidikan Agama Islam, turut mengapresiasi kerja keras para mahasiswa. Menurutnya, tema yang diusung selaras dengan visi kampus dalam mendukung program nasional.

“Kami dorong mahasiswa untuk hadir di tengah masyarakat dengan membawa solusi nyata. Isu stunting sangat relevan karena menyangkut masa depan generasi bangsa. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen IAIN Langsa dalam pengabdian masyarakat,” ujarnya.

Afrizal juga berharap agar program ini menjadi awal dari upaya jangka panjang untuk membangun kesadaran dan kebiasaan hidup sehat di Desa Pahlawan.

“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti sebagai formalitas KKN, tetapi mampu meninggalkan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat,” tambahnya.

Menuju Generasi Bebas Stunting

Baca Juga:  Beasiswa BRILian Scholarship 2024 Dibuka, Berikut Syarat dan Cara Daftar

Program bertema “Stunting Free & Kesehatan Keluarga” ini diharapkan menjadi titik awal perubahan pola hidup masyarakat Desa Pahlawan. Edukasi yang diberikan bertujuan menumbuhkan kebiasaan konsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan partisipasi dalam layanan kesehatan dasar seperti posyandu.

Dengan kolaborasi aktif antara mahasiswa, pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat, Desa Pahlawan berpotensi menjadi salah satu desa percontohan dalam upaya penanggulangan stunting di Aceh Tamiang.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar