Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang konsisten melakukan perbaikan dan inovasi layanan.
“Alhamdulillah, capaian ini merupakan buah kerja keras penuh dedikasi. Dengan nilai 92,58, kita semakin dekat menjadi perpustakaan rujukan di Aceh,” ujar Prof. Fahmi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perpustakaan bukan sekadar pusat referensi ilmu, melainkan juga wajah peradaban kampus. Karena itu, IAIN Langsa berkomitmen memperkuat sarana prasarana, meningkatkan kapasitas pustakawan, serta menghadirkan berbagai inovasi layanan.
Saat ini, Perpustakaan IAIN Langsa memiliki dua keunggulan yang menjadi daya tarik, yaitu Galeri Budaya dan Library Kids. Kedua fasilitas tersebut diharapkan mampu memperluas fungsi perpustakaan, tidak hanya bagi sivitas akademika, tetapi juga bagi masyarakat.
“Dengan pengembangan berkelanjutan, kami optimis IAIN Langsa bisa menjadi perpustakaan rujukan pertama di Aceh,” tambah Rektor.
Pencapaian akreditasi ini sekaligus mempertegas komitmen IAIN Langsa dalam menghadirkan layanan akademik yang berkualitas. Perpustakaan kampus pun diharapkan terus berperan sebagai jantung perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan literasi masyarakat.






