Aceh Tamiang, HARIANREPORTASE.com – Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Provinsi Aceh kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
Penyaluran bantuan dilakukan pada Sabtu–Ahad, 31 Januari hingga 1 Februari 2026, sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh, Prof. Dr. Muhammad AR., M.Ed, bersama Sekretaris Umum Zulfikar, SE., M.Si serta Tgk. Mukhtarullah selaku pengurus Dewan Dakwah Aceh.
Kegiatan ini turut didukung oleh pengurus Dewan Dakwah Aceh Timur dan Aceh Tamiang yang selama ini aktif menjadi relawan di lapangan.
Pada penyaluran kali ini, Dewan Dakwah Aceh memfokuskan bantuan kepada para pelajar yang terdampak banjir, khususnya siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tanah Terban dan SMP Negeri 1 Karang Baru, Aceh Tamiang. Sebanyak 150 siswa menerima paket perlengkapan sekolah berupa seragam (baju dan celana atau rok), sepatu, Al-Qur’an, serta buku Iqra’.

Menurut laporan relawan di lapangan, banjir bandang telah menyebabkan banyak fasilitas pendidikan rusak parah, sementara rumah-rumah warga tergenang lumpur sehingga sebagian besar perlengkapan sekolah anak-anak tidak dapat diselamatkan. Oleh karena itu, bantuan pendidikan ini dinilai sangat mendesak dan dibutuhkan, terutama untuk memastikan proses belajar mengajar dapat kembali berjalan.
Selain di Aceh Tamiang, bantuan Al-Qur’an dan buku Iqra’ juga telah didistribusikan ke sejumlah daerah lain, seperti Pidie Jaya, Aceh Timur, dan beberapa wilayah lainnya.
Penyaluran dilakukan melalui sekolah, balai pengajian, serta majelis taklim, mengingat banyak mushaf Al-Qur’an dan buku-buku keagamaan rusak akibat terendam banjir lumpur.

Penyerahan Bantuan Al Qur’an dan Iqra’ di Gampong Teumpeun, Kec. Peureulak Barat, Kab. Aceh Timur, Sabtu (31/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Dewan Dakwah Aceh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan bantuan melalui lembaga tersebut.
Donatur berasal dari berbagai kalangan, di antaranya UP2P Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Ikatan Alumni Universitas Jayabaya Jakarta, Lembaga Eksekutif Mahasiswa Universitas Jayabaya, Bapak T. Zahidi TA beserta keluarga di Jakarta, serta para donatur lainnya di Aceh.
“Semoga Allah SWT melipatgandakan rezeki para donatur dan menjadikan bantuan ini sebagai amal jariyah terbaik di sisi-Nya,” ujar Prof. Muhammad AR.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para pengurus dan relawan Dewan Dakwah Aceh di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Kota Langsa, Aceh Utara, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya yang telah bekerja tanpa lelah dalam mendistribusikan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Dewan Dakwah Aceh menegaskan bahwa pihaknya masih membuka donasi bagi masyarakat dan lembaga yang ingin membantu korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Berdasarkan hasil pantauan relawan di berbagai daerah seperti Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Aceh Tengah, kebutuhan masyarakat masih sangat besar, terutama bahan pangan dan kebutuhan dasar lainnya.
“Banyak warga yang kehilangan mata pencaharian dan tempat tinggal. Proses pemulihan membutuhkan waktu yang tidak singkat, sehingga bantuan dari berbagai pihak masih sangat dibutuhkan,” tambahnya.
Melalui laporan ini, Dewan Dakwah Aceh berharap kepedulian dan solidaritas masyarakat terus terjaga demi membantu saudara-saudara di Aceh yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.