HARIANREPORTASE.com — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Tengah, Irjen. Pol. Drs. Djoko Poerwanto disebut sebagai Kapolda termiskin di Indonesia.
Kapolda yang merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1989 ini dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan memiliki Sederet Prestasi.
Di usianya yang menginjak 56 tahun, Irjen Djoko Poerwanto sudah dua kali jabat Kapolda, sebelumnya dia dipercaya menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi, total kekayaan Djoko Poerwanto per 31 Desember 2023 tercatat sebesar Rp 926 juta.
Dalam laporan tersebut, tanah dan bangunan menjadi aset terbesar, senilai Rp 480 juta.
Rincian aset tersebut meliputi tanah dan bangunan seluas 456 meter persegi dan 250 meter persegi di Kota Tasikmalaya, hasil dari jerih payah sendiri, dengan nilai Rp 350 juta.
Sebidang tanah lain milik Djoko di Tasikmalaya dengan luas 266 meter persegi dinilai sebesar Rp 130 juta.
Selain properti, Djoko mempunyai 2 jenis alat transportasi, yakni Honda CR-V keluaran 2016 dengan nilai Rp 210 juta, dan sepeda motor Yamaha NMAX keluaran 2015 senilai Rp 15 juta.
Dia tercatat mempunyai kas dan setara kas mencapai Rp 221 juta.
Tidak ada aset berupa surat berharga atau harta bergerak lain yang dilaporkan.
Kapolda Kalimantan Tengah ini juga tercatat tidak memiliki utang, menjadikannya salah satu pejabat yang hidup sederhana di antara koleganya.
Riwayat Jabatan Irjen Djoko Poerwanto:
– Pamapta Polres Bekasi
– Kanit Reserse Intel Polsek Pondok Gede
– Kapolsek Tambelang Polres Bekasi Polda Metro Jaya
– Wakasat Serse Polres Bekasi Polda Metro Jaya
– Kasat Serse Polres Bekasi Polda Metro Jaya
– Kabag Reserse Umum Polda Jambi
– Wakapolres Kerinci
– Kabag Ops Poltabes Jambi
– Kasubbag Seleksi Ditpers Polda Jambi
– Kanit I Reserse Umum Polda Jambi
– Kasat II Tipidkor Polda Jambi
– Kabag Analis Ditnarkoba Polda Jambi
– Kasubdit III Tipidkor Polda Jawa Tengah
– Pamen Bareskrim Polri (Penugasan Pada KPK)
– Kabagops Dittipidkor Bareskrim Polri (2012)
– Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri (2013)
– Wadirtipidkor Bareskrim Polri (2018)
– Dirtipidkor Bareskrim Polri (2019)
– Kapolda Nusa Tenggara Barat (2021)
– Kapolda Kalimantan Tengah (2023)
Kapolda Terkaya
Sementara itu, Kapolda terkaya yakni Irjen Mohammad Iqbal, melansir Tribun-Timur.com, Iqbal memiliki harta kekayaan Rp 23 miliar.
Irjen Pol Mohammad Iqbal lahir 4 Juli 1970.
Dia putra daerah Sumatera Selatan yang berasal dari Tanjung Sakti, Lahat.
Irjen Pol Mohammad Iqbal lulusan Akpol 1991 ini berasal dari Korps Lantas.
Sejak 17 Desember 2021, Irjen Pol Mohammad Iqbal menjabat Kapolda Riau
Sebelumnya, Jenderal Bintang 2 ini menjabat Kapolda Daerah Nusa Tenggara Barat.
Irjen Pol Mohammad Iqbal memiliki harta kekayaan Rp 23 miliar.
Nilai harta Iqbal tersebut diketahui dari Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).
Irjen Pol Mohammad Iqbal menjelaskan, harta puluhan miliar rupiah tersebut didapat berdasarkan kenaikan nilai jual objek pajak (NJOP) tanah, yang sudah lama dibelinya.
“Saya patuh pada regulasi, LHKPN itu pada tahun 2021. Saya patuh dan jujur, tidak ada yang disembunyikan,” ujar Iqbal dalam keterangan tertulis beberapa waktu lalu.
Nilai harta kekayaan Irjen Mohammad Iqbal mengalahkan nilai harta kekayaan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Data kekayaan Kapolda dan Kapolri ini berdasarkan Pengumuman Harta Kekayaan Penyelenggara Negara di situs LHKPN KPK.
Sebagai gambaran, Jenderal Listyo Sigit memiliki kekayaan total Rp13.132.178.264.
Data ini diambil berdasarkan laporan LHKPN KPK periode 31 Desember 2023.
Berikut riwayat jabatan Irjen Pol Mohammad Iqbal:
– Pamapta Polresta Banjarmasin Polda Kalselteng (1992)
– Wakasat Lantas Polresta Banjarmasin Polda Kalselteng (1993)
– Kasat Lantas Polres Kota Baru Polda Kalselteng (1994)
– Guru Muda I Pusdik Lantas Polri Serpong Tangerang (1996)
– Kasat Lantas Poltabes Pekanbaru Polda Riau (2000)
– Wakapolresta Dumai Polda Riau (2003)
– Koorspri Kapolda Riau (2004)
– Koorspri Kapolda Jatim (2005)
– Kasat Lantas Polwiltabes Surabaya Polda Jatim (2007)
– Kapolres Gresik Polda Jatim (2008)
– Kapolres Sidoarjo Polda Jatim (2009)
– Wakapolwiltabes Surabaya Polda Jatim (2010)
– Kepala SPN Lido Polda Metro Jaya (2011)
– Kapolres Metro Jakarta Utara Polda Metro Jaya (2012)
– Kabid Humas Polda Metro Jaya (2015)
– Analis Kebijakan Madya Bidang Dalops Sops Polri (Dlm rangka Dik Lemhanas) (2016)
– Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim (2016)
– Karopenmas Divhumas Polri (2017)
– Wakapolda Jawa Timur (2018)
– Kadiv Humas Polri (2018)
– Kapolda Nusa Tenggara Barat[2] (2020)
– Kapolda Riau (2021).