Banda Aceh, HARIANREPORTASE.com — Forum Silaturahmi OSIS Bersatu (FORSIBA) Kota Langsa melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh, Drs. Azhari, M.Si., di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Selasa (29/9/2026).
Audiensi tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkenalkan keberadaan FORSIBA sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi pelajar yang menghimpun berbagai organisasi OSIS di Kota Langsa.
Dalam pertemuan itu hadir Pembina FORSIBA Kota Langsa, Afrizal Refo, MA, serta Koordinator Media Center FORSIBA, Rahmad.
Afrizal Refo menyampaikan latar belakang pembentukan FORSIBA serta sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kapasitas dan potensi pelajar.
Menurutnya, FORSIBA diarahkan menjadi ruang bagi pelajar untuk belajar berorganisasi, mengembangkan jiwa kepemimpinan, meningkatkan kemampuan komunikasi, sekaligus membangun jejaring positif antarsekolah.
Selain membahas program organisasi, pertemuan tersebut turut membicarakan rencana pelaksanaan Festival Pelajar Aceh. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pertemuan dan kolaborasi pelajar dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.
Festival Pelajar Aceh direncanakan menghadirkan sejumlah kegiatan edukatif dan pengembangan potensi pelajar.
Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diharapkan dapat mengembangkan kreativitas, prestasi, kepemimpinan, serta memperkuat semangat persaudaraan antargenerasi muda.
“FORSIBA tidak hanya diarahkan sebagai wadah berkumpulnya pelajar, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda. Kami berharap FORSIBA dapat menjadi ruang yang positif bagi pelajar untuk belajar berorganisasi, mengembangkan kepemimpinan, meningkatkan kemampuan diri, dan membangun persaudaraan antarpelajar,” ujar Afrizal.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Aceh, Drs. Azhari, M.Si., menyambut baik berbagai kegiatan positif yang melibatkan kalangan pelajar.
Ia menilai generasi muda perlu diberikan ruang yang memadai untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan kepemimpinan.
“Pelajar merupakan generasi penerus yang perlu mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan. Kegiatan yang memberikan ruang bagi mereka untuk belajar, berorganisasi, mengembangkan kreativitas, dan membangun karakter tentu menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi masa depan,” kata Azhari.
Ia berharap berbagai kegiatan kepemudaan dan kepelajaran tetap mengedepankan nilai-nilai pendidikan, akhlak, persaudaraan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara FORSIBA dan Kanwil Kemenag Aceh sekaligus membuka peluang kerja sama dalam program pembinaan pelajar.
Melalui rencana Festival Pelajar Aceh, FORSIBA Kota Langsa berharap dapat menghadirkan ruang bersama bagi pelajar dari berbagai daerah untuk bertukar pengalaman, mengembangkan potensi, memperluas jejaring, serta mempererat silaturahmi antarpelajar se-Aceh.