Award Winners

Medco E&P Malaka Dorong Ketahanan Pangan, Warga Indra Makmu Mampu Mandiri dengan Kebun Sayur

Harian Reportase - Minggu, 7 Juni 2026
Medco E&P Malaka Dorong Ketahanan Pangan, Warga Indra Makmu Mampu Mandiri dengan Kebun Sayur
  
Penulis
|
Bagikan:

Idi Rayeuk, HARIANREPORTASE.com — Warga di Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, kini mulai merasakan manfaat ekonomi dari kebun sayur yang mereka kelola di pekarangan rumah.

Hasil panen sayuran tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga mulai dijual ke warga sekitar sebagai tambahan penghasilan.

Para warga yang berjumlah delapan orang tersebut merupakan peserta Program Edukasi dan Praktik Budidaya Sayuran yang dijalankan PT Medco E & P Malaka melalui Rumah Pemberdayaan Ibu & Anak (RPIA).

Program yang dijalankan sejak Oktober 2025 ini mendorong pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri sekaligus peluang usaha skala rumah tangga.

Baca Juga:  Polsek Idi Rayeuk Tangkap Pelaku Pemerasan Bermodus Ancaman dan Perampasan Motor

Hasil monitoring tim RPIA menunjukkan para peserta masih aktif menanam berbagai komoditas sayuran seperti kangkung, bayam, terong, timun, tomat, cabai, dan sawi di halaman rumah masing-masing.

Aktivitas tersebut berjalan secara berkelanjutan sejak pelatihan dilakukan. Untuk mendukung keberlanjutan program, peserta sebelumnya menerima bantuan bibit, pupuk, polybag, serta peralatan budidaya. Pendampingan juga dilakukan secara berkala guna memastikan praktik budidaya dapat terus dikembangkan secara mandiri.

Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, mengatakan program ini mulai menunjukkan dampak nyata kemandirian pangan.

“Program ini kami harapkan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi menjadi keterampilan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dari hasil monitoring, kami melihat konsistensi peserta dalam mengelola kebun sayur rumah tangga, bahkan sebagian sudah mulai menghasilkan nilai ekonomi,” kata Leony.

Baca Juga:  SMAN 1 Peukan Bada Gelar Pemilihan Osis, Pasangan Atikah dan Nurul Terpilih Sebagai Ketua dan Waka Osis Periode 2023/2024

Menurut dia, pemanfaatan pekarangan rumah menjadi kebun produktif menjadi salah satu cara sederhana untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi rumah tangga.

Yusmiana, peserta dari Desa Jambo Balee, mengatakan kebun sayur yang dikelolanya kini membantu kebutuhan harian keluarga.

“Sekarang kami bisa memenuhi kebutuhan sayur sehari-hari dari kebun sendiri. Sebagian juga kami jual untuk menambah penghasilan,” ujarnya.

Peserta lain, Muliyani dari Desa Blang Nisam, mengaku kegiatan ini mengubah lahan kosong di sekitar rumah menjadi lebih produktif.

Baca Juga:  Kapolsek Simpang Ulim Serahkan Bantuan Kepada Warga Yang Rumah Diterpa Angin

“Halaman rumah yang dulu tidak dimanfaatkan kini jadi kebun sayur yang bermanfaat untuk keluarga dan tetangga,” katanya.

Sementara itu, pelatih program budidaya sayuran, Ustadz Wandi, menilai keberlanjutan praktik peserta menunjukkan potensi penguatan kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.

“Menanam sayur bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga membangun kebiasaan hidup produktif dan mandiri,” ujarnya.

Melalui program, Medco E & P Malaka menyatakan akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi agar manfaat program berkelanjutan serta menjangkau lebih banyak masyarakat di area binaan. (***)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar