Pendaftaran SPMB Aceh gelombang kedua dibuka dan menjadi kesempatan terakhir bagi siswa yang belum terdaftar, belum diverifikasi, atau belum lulus pada Gelombang I.
Banda Aceh, HARIANREPORTASE.com – Dinas Pendidikan Aceh kembali membuka Gelombang II Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB.
Ini adalah kesempatan terakhir bagi siswa yang belum terdaftar, belum diverifikasi, atau belum lulus pada Gelombang I.
🗓 Periode Pendaftaran: 3–5 Juli 2025
📍 Pilih Sekolah Sesuai Domisili
🌐 Daftar di: https://spmbdisdik.acehprov.go.id
Siapa Saja yang Bisa Mendaftar?
-
Calon siswa yang belum pernah mendaftar.
-
Siswa yang belum diverifikasi oleh sekolah.
-
Peserta Gelombang I yang belum lulus dan ingin mencoba kembali.
Tahapan Penting
-
3–5 Juli 2025: Pendaftaran & pemilihan sekolah (cukup satu pilihan sesuai domisili).
-
4–5 Juli 2025: Verifikasi berkas oleh sekolah pilihan.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A., menegaskan bahwa pembukaan gelombang kedua ini adalah bentuk kepedulian terhadap siswa yang mengalami kendala di gelombang pertama.
“Kami tidak ingin ada anak-anak Aceh yang tertinggal dalam pendidikan hanya karena kendala teknis saat proses pendaftaran,” ujarnya pada 2 Juli 2025.
Orang Tua Diminta Aktif Dampingi Anak
Kadisdik juga mengimbau peran aktif orang tua dan wali murid untuk mendampingi proses pendaftaran, mulai dari pembuatan akun hingga verifikasi di sekolah. Ini penting agar tidak ada tahapan yang terlewat.
“Keterlibatan orang tua sangat penting untuk memastikan anak-anak kita mendapatkan akses pendidikan yang layak, tepat waktu, dan tepat sasaran,” tambahnya.
Penting: Hindari Kecurangan!
Dinas Pendidikan Aceh menegaskan komitmennya untuk menjaga proses ini tetap bersih, adil, dan transparan. Segala bentuk kecurangan, seperti pungli dan intervensi pihak luar, dilarang keras.
“Kami berkomitmen menjaga proses ini tetap jujur dan profesional. Jangan sampai ada praktik pelanggaran aturan,” tegas Marthunis.
Kesempatan Terakhir, Jangan Lewatkan!
Gelombang II ini menjadi peluang terakhir bagi calon siswa yang belum mendapatkan tempat di sekolah negeri. Dinas Pendidikan berharap seluruh proses bisa berjalan lancar dan memberikan akses pendidikan yang merata, berkualitas, dan inklusif untuk seluruh generasi muda Aceh.






