Award Winners

Putra Aceh Tembus Babak Final Event Panahan Internasional di Turki

Harian Reportase - Rabu, 29 Mei 2024
Putra Aceh Tembus Babak Final Event Panahan Internasional di Turki
Atlet panahan tradisional Indonesia asal Gampong Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, menjelang babak final pada ajang “12th Fetih Kupasi Conquest Cup” Istambul Turki. HARIANREPORTASE.com/Dok Pribadi Mutasar bin Hasbi.   
Penulis
|
Bagikan:

Turki, HARIANREPORTASE.com — Atlet panahan tradisional Indonesia berhasil mencatat sejarah mengagumkan di event internasional “12th Fetih Kupasi Conquest Cup” Istambul Turki 2024.

Pada ajang dunia ini tercipta All Indonesian final, istimewanya salah satu perwakilan Indonesia yang berhasil masuk ke babak semi final ini adalah seorang Putra Aceh, Mutasar Hasbi (31), atlit pemanah tradisional kelahiran Blang Paseh, Kota Sigli, Pidie.

Di babak kualifikasi, ia berhasil masuk ke babak 32 Besar dengan menempati peringkat ke 6 dari ratusan peserta yang mengikuti event ini.

Pada babak 32 hingga babak semifinal yang dilakukan dengan menggunakan sistem gugur, ia berhasil memenangkan seluruh babak. Dimana di babak semifinal, Mutasar mengalahkan Koczka Lazlo asal Hongaria dengan skor point 8-5, Senin (27/5/2024).

Baca Juga:  Ketika Penjahat Perang Diberikan Panggung Kehormatan di Amerika

Di babak Final yang akan diselenggarakan Rabu, 29 Mei 2024 Pukul 16.00 Waktu Turki (20.00 WIB), ia akan berhadapan dengan perwakilan sesama Indonesia lainya, Achmad Syahrul Uman (Irul), yang berasal dari Jawa Timur.

“Pada intinya kebersamaan, semangat berlatih dan “bek goyang”, menjadi kunci hingga akhirnya berhasil menembus babak final,” pesan Mutasar kepada Harianreportase.com, Rabu (29/5/2024).

Lebih lanjut, Mutasar mengharapkan dari masyarakat Aceh agar turut mendo’akan sehingga diberikan kelancaran untuk meraih hasil terbaik di turnamen ini.

“Semoga di tahun-tahun berikutnya bisa diikuti lebih banyak perwakilan khususnya dari Aceh, semoga dengan capaian ini bisa memotivasi banyak pemuda, bahwa kita bisa bersaing untuk berlaga di event internasional di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Baca Juga:  Memaknai Keberkahan Ramadhan Bagian 17

Senada dengan itu, tokoh panahan tradisional Indonesia, Irvan Pani Mappaseng yang ikut menyaksikan laga itu mengatakan, hal ini adalah momentum luar biasa bagi Indonesia, karena mampu menunjukkan kemampuan bisa melebihi negara lain, khususnya negara yang punya nama di dunia panahan tradisional seperti Turki, Hongaria dan Kazakstan .

“Apalagi yang dikalahkan di semifinal adalah juara-juara dunia sebelumnya, tentunya ini adalah pembangkit semangat, Insya Allah makin berkembang panahan tradisional Indonesia, makin ramai dan makin banyak yang mahir,” ujarnya.

Baca Juga:  FORMASI Desak Pemerintah Cabut Izin Siar Trans7 Usai Hina Ulama dan Pesantren

Untuk diketahui, ‘Conquest Cup Fetih Kupasi’ tahun ini adalah kali ke 12 digelar di Instambul Turki, 25-31 Mei 2024, event ini adalah turnamen panahan level dunia yang digelar di Turki sebagai bentuk peringatan pembebasan Konstantinopel oleh Sultan Mehmed 2 alias Sultan Muhammad al Fatih setiap bulan Mei.

Tahun ini, event tersebut diikuti 186 Pemanah Tradisional dari 32 negara telah menjalani babak kualifikasi di hari Minggu, (26/5/2024).

Ratusan atlet dari berbagai negara seperti, Turki, Hongaria, Kazakhstan, Singapura, Iran, Malaysia, Romania, Rusia, Brunai Darussalam, Thailand , Australia, Kanada, Siprus Utara dan Indonesia.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar