Award Winners

Putra Pidie Nahkodai MPW PKS Aceh, Bangun Kekuatan Gagasan Lewat Dewan Pakar

Harian Reportase - Minggu, 7 Juni 2026
Putra Pidie Nahkodai MPW PKS Aceh, Bangun Kekuatan Gagasan Lewat Dewan Pakar
  
Penulis
|
Bagikan:

Banda Aceh, HARIANREPORTASE.com – Tokoh senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Teuku Syahrizal, kembali mengambil peran strategis dalam penguatan struktur dan pemikiran partai di Aceh.

Putra asal Pidie itu kini aktif di Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Aceh sebagai Sekretaris Umum, mendampingi Ketua MPW, Bustanul Arifin.

Pengalaman panjang Teuku Syahrizal di tubuh PKS menjadi modal penting dalam mengonsolidasikan organisasi. Ia pernah memimpin DPD PKS Pidie, kemudian dipercaya menduduki posisi penting di DPW PKS Aceh.

Dalam perjalanan karier politiknya, Syahrizal juga sempat mengemban amanah sebagai Ketua DPD PKS Bangka Barat di Bangka Belitung sebelum kembali berkiprah di Aceh.

Baca Juga:  Laga Perdana, Merador FC Kalahkan Vosco Lasmana Kalteng

Namun jauh sebelumya, ia adalah Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Syiah kuala tahun 2000-2001.

Di bawah kepemimpinannya di MPW, PKS Aceh mulai menghidupkan kembali peran dewan pakar dan berbagai unsur strategis partai guna memperkuat kapasitas organisasi dalam menjawab tantangan zaman.

Langkah tersebut dinilai penting agar partai tidak hanya fokus pada agenda politik elektoral, tetapi juga mampu melahirkan gagasan-gagasan yang relevan bagi pembangunan Aceh.

Menurut Syahrizal, PKS membutuhkan ruang pemikiran yang lebih terbuka, konstruktif, dan berorientasi pada solusi. Karena itu, ia mendorong hadirnya berbagai forum kajian serta pelibatan tokoh-tokoh berpengalaman dari beragam latar belakang untuk memberikan masukan terhadap arah kebijakan dan gerakan partai.

Baca Juga:  Aceh Diterpa Cuaca Panas, Suhu Capai 34 Derajat: Warga Diminta Waspada

“PKS memerlukan pemikiran baru yang konstruktif. Tantangan masyarakat terus berkembang, sehingga partai harus mampu menghadirkan gagasan yang segar, realistis, dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” ujar Syahrizal.

Penguatan fungsi MPW dan dewan pakar tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi bagi PKS Aceh dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Selain itu, keberadaan para pakar juga dipandang penting untuk menjaga kesinambungan visi perjuangan partai serta memperkaya perspektif dalam menghadapi berbagai isu strategis daerah.

Baca Juga:  Pelaku Korupsi Westafel Pantas Dihukum Mati

Dengan pengalaman organisasi yang panjang, jaringan yang luas, serta komitmen untuk membangun budaya berpikir yang progresif, Teuku Syahrizal diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan bagi penguatan PKS Aceh di masa mendatang.

Langkah menghimpun para pakar dan mendorong lahirnya pemikiran baru menjadi salah satu upaya untuk memastikan PKS tetap relevan dan adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat Aceh yang terus berkembang.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar