Peureulak Barat, HARIANREPORTASE.com – Sebanyak 110 peserta mengikuti wisuda Program Ramadhan Bersama Al-Qur’an ke-5 (RBQ-V) yang diselenggarakan oleh Rumah Qur’an Al-Amzar di bawah naungan Yayasan Al Amzar Aceh Peduli.
Acara wisuda berlangsung pada 12 Maret 2026 di Aula Penyuluh Pertanian Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur, setelah para peserta mengikuti pembinaan intensif selama 20 hari.
Program RBQ-V tahun ini mengusung tema “Mendidik Generasi Emas dengan Pendidikan Al-Qur’an di Bulan Ramadhan.”
Tema tersebut menjadi semangat utama dalam membina anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang mencintai Al-Qur’an sekaligus memiliki karakter Islami yang kuat.
Direktur Rumah Qur’an Al-Amzar, Ahsanul Abid, S.Pd., M.Pd., mengatakan program Ramadhan Bersama Al-Qur’an merupakan kegiatan pembinaan generasi muda yang bertujuan meningkatkan kualitas bacaan dan hafalan Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter Islami pada anak-anak.
“Program ini kami rancang untuk membina generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memiliki karakter disiplin, mandiri, dan berakhlak Islami,” ujarnya.
Program RBQ-V tahun ini dilaksanakan selama 20 hari, dimulai sejak 19 Februari 2026 hingga penutupan pada 12 Maret 2026 dengan kegiatan wisuda peserta.
Dua Sistem Pembinaan
Koordinator RBQ-V, Khairul Umam, Lc., M.Pd., menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya program RBQ-V menerapkan dua sistem pembinaan, yakni program karantina dan program non-karantina.
Sebanyak 44 peserta mengikuti program karantina dengan sistem menginap selama kegiatan berlangsung, sehingga pembinaan dapat dilakukan secara lebih intensif.
Sementara itu 66 peserta lainnya mengikuti program non-karantina, yang dilaksanakan setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Menurut Khairul Umam, kedua sistem ini diterapkan untuk memberikan kesempatan kepada lebih banyak peserta agar tetap dapat mengikuti program pembinaan Al-Qur’an sesuai dengan kondisi masing-masing.
“Program karantina memberikan suasana belajar yang lebih fokus karena peserta berada dalam lingkungan pembinaan penuh. Sedangkan program non-karantina tetap memberikan pembelajaran maksimal bagi peserta yang tidak dapat mengikuti sistem menginap,” jelasnya.
Proses Seleksi Peserta
Sebelum mengikuti program RBQ-V, para peserta terlebih dahulu melalui proses seleksi awal. Setiap peserta yang telah mendaftar diberikan waktu tiga hari untuk mengikuti wawancara wali dan tes kemampuan awa peserta.
Wawancara wali dilakukan untuk mengetahui pemahaman orang tua terhadap program RBQ-V, pola pengasuhan anak di rumah, serta mengetahui kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh anak.
Sementara itu tes kemampuan awal bertujuan untuk mengukur kemampuan peserta dalam membaca Al-Qur’an maupun hafalan yang telah dimiliki sebelumnya.
Bagi peserta yang masih berada pada tahap bacaan Iqra’ maupun Al-Qur’an, mereka akan dibina melalui program tahsin untuk memperbaiki bacaan. Sedangkan peserta yang telah memiliki hafalan Al-Qur’an akan mengikuti program tahfidz untuk memperkuat hafalan yang sudah ada sekaligus menambah hafalan baru selama program berlangsung.
Pengajar dari Berbagai Daerah
Dalam pelaksanaan program RBQ-V, para pengajar dan pengasuh berasal dari berbagai daerah di Aceh, di antaranya Banda Aceh, Langsa, dan Aceh Timur.
Sebelum kegiatan dimulai, para pengajar dan pengasuh tersebut mengikuti pelatihan selama dua hari. Pelatihan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta metode pembinaan yang akan diterapkan selama kegiatan berlangsung.
Dengan adanya pelatihan tersebut, seluruh pengajar diharapkan dapat bekerja secara terarah dan memiliki standar pembinaan yang sama dalam mencapai target yang telah disusun oleh pihak yayasan.
Ragam Kegiatan Pembinaan
Selama mengikuti program RBQ-V, para peserta mendapatkan berbagai kegiatan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran Al-Qur’an, tetapi juga pada pembentukan karakter dan keterampilan keislaman.
Beberapa kegiatan utama dalam program ini antara lain tahsinul Qur’an, tahfidzul Qur’an, tasmi’ hafalan, tartil, tilawah, serta pidato Islami.
Selain itu, peserta juga dibimbing dalam belajar bacaan dan praktik shalat, pembiasaan disiplin dan kemandirian, serta pembinaan karakter Islami.
Setiap hari para peserta juga mengikuti evaluasi capaian target harian untuk memantau perkembangan pembelajaran mereka.
Untuk menjaga keseimbangan kegiatan, peserta juga mengikuti olahraga, permainan edukatif, dan berbagai lomba Islami yang bertujuan meningkatkan semangat belajar sekaligus mempererat kebersamaan di antara peserta.
Kegiatan Ekstrakurikuler
Dalam program RBQ-V, setiap peserta juga diberikan kesempatan untuk memilih kegiatan ekstrakurikuler sesuai minat dan bakat masing-masing.
Beberapa pilihan ekstrakurikuler yang tersedia antara lain tartil, tilawah, dan pidato. Kegiatan ini dibimbing oleh para pengajar yang memiliki kompetensi di bidangnya.
Di akhir program, seluruh peserta yang mengikuti ekstrakurikuler tersebut diikutsertakan dalam lomba penampilan sesuai dengan bidang yang mereka pilih.
Para pemenang lomba kemudian diumumkan pada saat acara wisuda dan diberikan penghargaan oleh panitia.
Menanamkan Kepedulian Sosial
Selain pembinaan akademik dan spiritual, program RBQ-V juga menanamkan nilai kepedulian sosial kepada para peserta.
Dalam rangkaian kegiatan Ramadhan, peserta turut dilibatkan dalam kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat. Takjil tersebut dibagikan kepada kaum dhuafa, para lansia, serta masyarakat umum.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai empati dan semangat berbagi kepada sesama sejak usia dini.
Penyerahan Sertifikat dan Penghargaan
Pada puncak kegiatan, seluruh peserta mengikuti prosesi wisuda RBQ-V sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan kesungguhan mereka selama mengikuti program.
Dalam acara tersebut, para peserta menerima sertifikat kelulusan yang berisi hasil evaluasi pembelajaran selama mengikuti pembinaan selama 20 hari.
Selain itu, panitia juga menyerahkan penghargaan kepada para juara lomba yang telah mengikuti berbagai kompetisi dalam kegiatan RBQ-V.
Berbagai hadiah serta doorprize juga dibagikan kepada peserta untuk menambah semarak acara wisuda.
Direktur Rumah Qur’an Al-Amzar berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan generasi muda di Aceh.
“Kami berharap anak-anak yang telah mengikuti program ini dapat terus menjaga kedekatan mereka dengan Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga berharap program Ramadhan Bersama Al-Qur’an dapat terus berkembang pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak generasi muda yang dapat merasakan manfaat dari kegiatan tersebut.
Penampilan Kreatif Peserta Meriahkan Wisuda RBQ-V
Selain prosesi wisuda dan penyerahan penghargaan, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan kreatif dari para peserta. Beberapa penampilan yang ditampilkan antara lain Tari Ratoh oleh siswa TK, penampilan lagu Yallah Habibi oleh peserta TK dan SD, Drama Palestina oleh kelas 1–2, serta drama non-karantina berjudul “Keteguhan Hati di Pesantren” yang dibawakan oleh kelas 4–6.
Para peserta juga menampilkan musikalitas melalui penampilan “Si Udin” yang merupakan musikalisi lagu dari grup Wali Band oleh kelas 1–2. Selain itu, peserta program karantina menampilkan drama berjudul “Menginap: Cerita Duka Bumiku” yang menggambarkan pengalaman dan perjuangan mereka selama mengikuti program pembinaan.
Momen haru juga hadir melalui penampilan “Salam Kasih untuk Ibunda”, di mana para peserta membacakan surat cinta untuk ibu masing-masing, serta penampilan “Terima Kasih untuk Ustadzku” yang mengangkat kisah suka duka para santri selama menjalani masa karantina di Rumah Qur’an Al-Amzar.
Seluruh penampilan tersebut diasuh dan dibimbing langsung oleh Umi Maimunah, S.Pd.I, yang akrab disapa Umi May, sehingga mampu menghadirkan penampilan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat dengan pesan moral dan nilai-nilai pendidikan.