Aceh Timur, HARIANREPORTASE.com – Sudah tiga hari pasokan air dari PDAM Tirta Peusada Aceh Timur terhenti sejak Rabu (14/05/2025).
Gangguan ini terjadi di tiga kecamatan, yaitu Peureulak Barat, Peudawa, dan Idi Rayeuk.
Hingga hari ketiga, pihak PDAM belum memberikan solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Akibatnya, banyak warga yang kesulitan melakukan aktivitas harian seperti mandi, mencuci, dan memasak.
Salah seorang warga di Idi Rayeuk, Fitri mengatakan, Air mulai mati sejak Rabu malam, hingga kini, Jum’at pagi, air belum juga normal.
“Air sudah dua hari mati, stok air dirumah pun sudah habis, sementara PDAM hingga sekarang belum hidup,” ujar Fitri, Jum’at (16/5/2025).
Fitri berharap, Air PDAM bisa segera normal, agar kebutuhan air dapat segera terpenuhi.
Selain itu, Warga juga berharap agar pihak PDAM segera mengatasi gangguan ini dan menyediakan solusi sementara seperti pengiriman air bersih menggunakan mobil tangki.
“Maunya kan ada solusi, biar kami nggak krisis air, atau paling kurang disediakan air menggunakan mobil tangki, sekarang baju harus kami loundri, pemberirahuan juga tidak ada, kalau ada pemberitahuan, kami bisa menampung dulu untuk kebutuhan beberapa hari,” ungkapnya
Sementara itu, Harianreportase.com telah mengirim pesan komfirmasi kepada Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Peusada, Kabupaten Aceh Timur, Iskandar, SH, melalui pesan WhatsApp pada Jum’at (16/5/2025), namun belum mendapatkan respon.