Aceh Timur, HARIANREPORTASE.com — Warga Gampong Aceh, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, mengeluhkan belum meratanya penyaluran air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Persada.
Selain tidak menjangkau seluruh rumah, kualitas air yang disalurkan pun dinilai buruk, keruh dan berwarna kuning.
Situasi ini menyulitkan warga untuk mendapatkan air bersih yang layak guna memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci.
Salah seorang warga, King Arya, kepada Harianreportase.com menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut.
“Kami sangat mengharapkan perhatian dari pemerintah, karena air yang kami terima sangat keruh dan berwarna kuning,” kata Arya, Kamis (31/7/2025).
Ia juga menyayangkan masih terbatasnya jangkauan penyaluran air PDAM di daerah yang sebenarnya berada di pusat kota.
“Masa di Gampong Aceh yang berada di kawasan kota, penyaluran air PAM hanya sampai ke beberapa rumah saja? Ini kan aneh,” tambahnya.
Kurangnya akses air bersih berdampak langsung pada kesehatan dan kebersihan masyarakat. Banyak warga terpaksa menggunakan sumber air alternatif yang belum tentu aman, atau harus membeli air isi ulang dengan biaya tambahan.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bersama pihak manajemen PAM dapat segera mengambil langkah nyata.
Pemerataan distribusi air bersih dan peningkatan kualitas air harus menjadi prioritas demi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Gampong Aceh.






