HARIANREPORTASE.com — Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, disebut sebut sebagai salah satu Bupati termiskin di Indonesia, pasalnya Yuli sudah menjadi pejabat publik sejak tahun 1999, yakni sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Purworejo periode 1999 sampai dengan 2014.
Kemudian, dirinya menjabat Wakil Bupati Purworejo periode 2016–2021, dan periode 2021-2026.
Untuk periode kedua, ia dilantik sejak 26 Februari 2021 oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo secara daring. Pada 13 Desember 2023, Ia dilantik menjadi Bupati Purworejo secara definitif (setelah sebelumnya menjadi Plt bupati gantikan Agus Bastian yang mundur).
Berdasarkan laporan harta kekayaannya, jumlah kekayaan Bupati Yuli Hastuti hanya sekitar Rp 367 juta, tanpa memiliki tanah maupun rumah atas nama pribadi.
Berikut rincian harta kekayaan Bupati Yuli Hastuti, yang dilaporkannya ke KPK pada 31 Januari 2024 untuk periode 2023:
Tanah dan Bangunan: Tidak ada
Alat Transportasi dan Mesin: Rp 291.750.000, terdiri dari:
Motor Suzuki Skywave 2010: Rp 3.000.000
Sepeda Philip 1900: Rp 350.000
Sepeda Gazelle 2005: Rp 14.800.000
Sepeda Simplex 1900: Rp 3.000.000
Toyota Innova 2018: Rp 250.000.000
Harta Bergerak Lainnya: Rp 26.390.000
Kas dan Setara Kas: Rp 49.370.958
Total harta kekayaannya mencapai Rp 367.510.958, tanpa ada hutang yang tercatat.
Melansir kompas.com, Rabu (25/9/2024), Yuli Hastuti mengatakan bahwa jabatan bupati bukan ajang menimbun harta kekayaan. Jabatan bupati adalah pengabdian untuk masyarakat.
“Ada berita yang menyebut saya bupati termiskin, bahkan se-Indonesia, tapi saya tidak minder. Jabatan bupati bagi saya adalah untuk mengabdi, seperti pesan dari almarhum suami,” kata Yuli.
Bagi Yuli, jabatan bupati bukanlah sarana untuk memperkaya diri, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat, sebuah prinsip yang ia pegang teguh. Prinsip itu ia warisi dari almarhum suaminya, Kelik Sumrahadi, mantan Bupati Purworejo.
Yuli menambahkan, sebelum tanggal 25 September 2024 pihaknya akan mengambil cuti lantaran akan mengikuti kontestasi Pilkada Purworejo 2024.
Usai mengambil cuti, Yuli tidak akan lagi tinggal di rumah dinas bupati dan akan kembali ke Desa Grabag, Kecamatan Grabag, ke rumah keluarga suaminya.
Yuli menambahkan, rumah yang akan ia tinggali bukan miliknya sendiri, melainkan rumah turun-temurun dari keluarga almarhum suaminya yang dibangun pada tahun 1800-an.
“Rumah keluarga almarhum, dulu atapnya damen, sekarang sudah genteng. Ini rumah warisan turun-temurun,” ujar Yuli.
Profil Singkat
Hj. Yuli Hastuti, S.H. lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 12 Juli 1963, (umur 61 tahun).
Pendidikan
Organisasi
Politik