Oleh: Bung Syarif*
HARIANREPORTASE.com — Kali ini, Carlie Papa Romeo (CPR) mengulas sosok guru ngaji inspiratif — Ustaz Firdausi Ramadhana, M.Ag., seorang pendidik Qur’ani yang telah mendedikasikan hidupnya untuk dunia pendidikan Islam dan penghafalan Al-Qur’an.
Lahir di Lhoksukon, 15 April 1990, Ustaz Firdausi merupakan alumni Dayah Ulumul Qur’an Pagar Air, Aceh Besar, yang dikenal sebagai sosok cinta Al-Qur’an sejati.
Ia menyelesaikan Sarjana Pendidikan Agama Islam di Universitas Al Muslim (2012) dan meraih Magister Ilmu Pendidikan Agama Islam di UIN Ar-Raniry Banda Aceh (2019).
Perjalanan dan Pengabdian
Perjalanan dakwah dan pendidikannya cukup panjang. Sejak 2013, Ustaz Firdausi telah mengabdi di berbagai lembaga pendidikan Al-Qur’an, di antaranya:
-
Guru Qur’an Sekolah Kuttab Al Fatih, Depok (2013–2014)
-
Guru Madrasah Al Fatih, Depok (2014–2015)
-
Direktur Sekolah Kuttab Al Firdaus, Lhokseumawe (2015–2017)
-
Direktur Ma’had Ta’limul Qur’an, Lhokseumawe (2016–2017)
-
Penggagas Daurah Menghafal Al-Qur’an 20 Hari di Remaja Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh (2017–2022)
-
Guru Tahfidz Dayah Insan Qur’ani (2017–2021)
-
Guru Tahfidz Dayah Modern Darul Ulum Banda Aceh (2021–2023)
-
Direktur Rumah Qur’an Ar-Rahman (2021–2024)
-
Direktur TPQ An Nahla (2023–2024)
-
Direktur Lembaga Pendidikan An Nahla (2024–sekarang)
Dedikasi panjang tersebut menjadikan beliau bukan sekadar guru, melainkan sosok insan Qur’ani sejati yang hidup dan bernafas bersama nilai-nilai Al-Qur’an.
TPQ An Nahla, Pusat Pendidikan Qur’ani yang Tumbuh Pesat
CPR mengenal Ustaz Firdausi sejak ia mengurus legalitas TPQ An Nahla di Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh pada 2023. Sejak saat itu, kiprahnya terus terlihat hingga kini.
Pada Minggu, 5 Oktober 2025, CPR berkesempatan mengunjungi TPQ An Nahla di Gampong Panteriek, dalam rangka memberikan sambutan sekaligus menutup acara aneka lomba dan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H.
Suasana TPQ tampak hidup dan penuh semangat. Di bawah bimbingan Ustaz Firdaus dan kini dilanjutkan oleh Ustazah Mardhiah, S.Pd, TPQ An Nahla semakin diminati para wali santri, baik dari Gampong Panteriek maupun dari wilayah lain di Kota Banda Aceh.
Di sini, para santri tidak hanya diajarkan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga ilmu tauhid, fiqih, kitab, dan doa-doa harian. Para pengajarnya rata-rata hafiz/hafizah 30 juz atau bahkan juara MTQ tingkat kabupaten hingga nasional. Seleksi guru dilakukan sangat ketat untuk menjaga kualitas santri.
Fasilitas belajarnya pun tertata nyaman dan ber-AC, menambah semangat anak-anak dalam menimba ilmu agama. Tak heran, banyak orang tua berlomba memasukkan anaknya ke TPQ ini.
Sosok yang Bersahaja dan Penuh Keteladanan
Ustaz Firdaus dikenal sebagai pribadi yang sederhana, santun, dan mudah bergaul. Ia aktif bersilaturahmi dan pandai menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan. Karena itulah, saat beliau mengundang CPR untuk hadir di TPQ An Nahla, ajakan itu langsung disambut dengan penuh sukacita—meski di hari yang sama CPR juga dijadwalkan menjadi narasumber dalam Mubes Remaja Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh di Balai Kota.
Sosoknya menjadi teladan tentang bagaimana seorang guru ngaji dapat menyebarkan kebaikan dan membangun peradaban Qur’ani di tengah masyarakat modern.
Sukses terus, Ustaz Firdaus.
Semoga TPQ An Nahla semakin maju, melahirkan generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.
*Penulis adalah Magister Hukum Tata Negara USK, Kabid SDM dan Manajemen Disdik Dayah Kota Banda Aceh, Dosen Legal Drafting FSH UIN Ar-Raniry, Aktivis ’98, KAHMI Aceh, ICMI Kota Banda Aceh, serta Sekretaris PC HIPSI Kota Banda Aceh.






