Award Winners

Pentas Kreativitas Anak TKIT Bunayya XXII Tampilkan Aksi Hebat dan Pesan Kemanusiaan

Harian Reportase - Minggu, 1 Juni 2025
Pentas Kreativitas Anak TKIT Bunayya XXII Tampilkan Aksi Hebat dan Pesan Kemanusiaan
Ratusan anak dari kelas B1 hingga B5 tampil dalam Pentas Kreativitas Anak TKIT Bunayya Angkatan ke-XXII Tahun Ajaran 2024/2025, Ahad (1/6/2025).  
Penulis
|
Bagikan:

Lhokseumawe, HARIANREPORTASE.com – Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti halaman TKIT Bunayya Lhokseumawe saat ratusan anak dari kelas B1 hingga B5 tampil dalam Pentas Kreativitas Anak TKIT Bunayya Angkatan ke-XXII Tahun Ajaran 2024/2025, Ahad (1/6/2025).

Acara tahunan ini menjadi momen perpisahan sekaligus unjuk bakat para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SD.

Anak-anak tampil percaya diri menampilkan berbagai pertunjukan seperti membaca Al-Qur’an, sari tilawah, shalawat, zikir, hingga tarian-tarian tradisional Aceh seperti Tari Ranup Lampuan dan Tari Panglima Prang Katroh Geu Gape.

Yang paling menyentuh hati adalah penampilan tari “Atina Taufuli”, yang menggambarkan penderitaan anak-anak Palestina akibat penjajahan. Dengan penuh penghayatan, anak-anak menari sebagai bentuk kepedulian dan harapan agar anak-anak Palestina bisa hidup merdeka dan tersenyum bahagia seperti mereka.

Tampilan tari " Atina Taufuli" untuk anak Palestina

Tampilan tari ” Atina Taufuli” untuk anak Palestina.

Kepala TKIT Bunayya, Ibu Nurhayati, S.Pd., Gr., menyampaikan rasa terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di TKIT Bunayya.

Baca Juga:  Israel Jatuhkan Bom saat Warga Palestina Rayakan Idul Fitri, Puluhan Orang Syahid

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas kepercayaan dan dukungan orang tua. Kami akan terus berupaya memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak,” ujarnya.

Prof. Dr. H. Sayuti, ST, M.Sc, IPU Guru Besar UNIMAL Lhokseumawe

Prof. Dr. H. Sayuti, ST, M.Sc, IPU, Guru Besar UNIMAL Lhokseumawe saat menyampaikan sambutan di TKIT Bunayya

Kesan dan pesan dari wali murid disampaikan oleh Prof. Dr. H. Sayuti, ST, M.Sc., IPU, Guru Besar UNIMAL Lhokseumawe, yang juga orang tua dari empat anak yang semuanya bersekolah di Bunayya.

Baca Juga:  Pemerintah Aceh Terapkan WFH bagi ASN, Pelayanan Publik Tetap Berjalan

“TKIT Bunayya adalah pilihan terbaik di Lhokseumawe. Anak saya yang bungsu lulus tahun ini, sementara tiga lainnya melanjutkan di SDIT Bunayya. Saya mengajak orang tua lain untuk tidak ragu memilih Bunayya sebagai tempat pendidikan putra-putrinya,” ungkap Prof. Sayuti.

Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Bunayya Lhokseumawe, Dr. H. M. Yusuf A. Samad, S.PdI, M.M., CHRA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa TKIT Bunayya merupakan pelopor Sekolah Islam Terpadu (IT) pertama di Lhokseumawe. Sekolah ini telah berdiri sejak tahun 2003 dan kini telah memasuki usia ke-22.

Menurut Dr. Yusuf, istilah “IT” pada Sekolah IT Bunayya memiliki dua makna. Pertama, sebagai singkatan dari Islam Terpadu, karena sekolah ini menggabungkan kurikulum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Agama (Kemenag), serta ditambah muatan dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia.

Baca Juga:  Polres Aceh Timur Gelar Bakti Sosial Tanam 1.000 Pohon, di Hari Bhayangkara ke-78

“Khusus di Lhokseumawe, dari puluhan sekolah Islam terpadu, hanya dua yang tergabung dalam JSIT, yaitu Bunayya dan Al-Qalam,” ujarnya.

Makna kedua dari “IT” adalah Informasi Teknologi. Sekolah IT Bunayya juga mengadopsi sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi. Hal ini bertujuan agar peserta didik dapat mengenal dan memanfaatkan perkembangan teknologi sejak dini. Namun demikian, penggunaan teknologi tetap diarahkan pada hal-hal yang bermanfaat serta dibingkai dalam akhlak dan syariat Islam.

Acara peringatan milad ke-22 ini dipusatkan di halaman Gedung Sekolah IT Bunayya dan dihadiri oleh ratusan wali murid serta tamu undangan lainnya.

Acara ditutup dengan penuh semangat dan keceriaan, menjadi kenangan indah bagi para siswa, guru, dan orang tua yang hadir.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar