Award Winners

Disbudpar Aceh Salurkan Donasi kepada Korban Banjir dan Longsor

Harian Reportase - Kamis, 8 Mei 2025
Disbudpar Aceh Salurkan Donasi kepada Korban Banjir dan Longsor
  Harian Reportase
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Banda Aceh, Harian Reportase – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir tahun 2025. Melalui gerakan donasi internal yang digagas oleh para karyawan, Disbudpar Aceh berhasil menghimpun berbagai bantuan untuk disalurkan kepada para korban yang terdampak bencana.

Penggalangan donasi berlangsung sejak 1 hingga 5 Desember 2025, melibatkan seluruh pegawai Disbudpar Aceh. Bantuan yang terkumpul kemudian diserahkan secara resmi pada Jumat, 5 Desember 2025, di Gedung E Lantai 1 Kantor Gubernur Aceh. Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Disbudpar Aceh, Sherly Marlina, yang hadir mewakili Kadisbudpar Aceh.

Baca Juga:  Agus Khadafi Ditunjuk Sebagai Jubir DPW PA Aceh Timur Gantikan Mansur Abubakar

Dalam kesempatan tersebut, Mewakili Kadisbudpar Aceh, Sherly Marlina menyampaikan bahwa aksi solidaritas tersebut merupakan bentuk empati dari keluarga besar Disbudpar Aceh terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana.

“Gerakan open donasi ini merupakan inisiatif dari para karyawan Disbudpar Aceh sebagai wujud kepedulian dan rasa duka kami terhadap para korban banjir dan longsor. Kami berharap kondisi segera pulih dan bantuan yang dihimpun dapat memberikan manfaat serta meringankan beban masyarakat terdampak,” ujarnya.

Baca Juga:  Hadir di Tengah Ketenangan Ibadah, Patroli Satgas Damai Cartenz Jaga Keamanan dan Pererat Kedekatan dengan Jemaat di Sinak

Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, perlengkapan salat, pakaian, serta obat-obatan yang dibutuhkan oleh para korban di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Disbudpar Aceh menegaskan komitmen untuk terus hadir dan berperan aktif dalam membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat bencana alam. Semangat gotong royong dan solidaritas antarpegawai menjadi kekuatan penting dalam mendukung pemulihan kondisi masyarakat Aceh.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar