Award Winners

Gajah Ditemukan Mati di Eks HGU PT Atakana Kompeni, LSR dan KSDA Didesak Turun ke Lokasi

Harian Reportase - Jumat, 14 Agustus 2026
Gajah Ditemukan Mati di Eks HGU PT Atakana Kompeni, LSR dan KSDA Didesak Turun ke Lokasi
  
Penulis
|
Bagikan:

Aceh Timur, HARIANREPORTASE.com — Seekor gajah ditemukan mati di kawasan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Atakana Kompeni. Temuan tersebut dilaporkan oleh Amir Hamzah alias Aneuk Syuhada pada Jumat (14/8/2026).

Kematian satwa dilindungi tersebut memunculkan kekhawatiran terkait kondisi kawasan eks HGU serta faktor yang menyebabkan gajah itu ditemukan dalam keadaan mati.

Amir Hamzah mendesak pihak LSR serta instansi terkait, khususnya KSDA/BKSDA, segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan penyebab kematian satwa tersebut.

Baca Juga:  Korban Meninggal Akibat Gempa Turki Capai 37 Ribu Jiwa

“Jangan hanya melihat persoalan ini dari jauh. Harus turun langsung ke lokasi, melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, mengungkap penyebab kematian, dan menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kematian gajah tidak semestinya hanya menjadi sebuah informasi sesaat. Peristiwa tersebut perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lapangan, termasuk memastikan apakah terdapat faktor alam, konflik satwa dengan manusia, kondisi habitat, penyakit, atau kemungkinan adanya aktivitas yang melanggar ketentuan perlindungan satwa.

Baca Juga:  Serahkan Sertipikat Hak Pakai kepada Menteri Luar Negeri, Menteri Nusron: Langkah Amankan Aset Negara

Ia juga meminta pengelolaan dan pengawasan terhadap kawasan eks HGU tersebut menjadi perhatian serius. Apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya kelalaian maupun pelanggaran hukum, pihak yang bertanggung jawab diminta diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Satwa dilindungi memiliki hak untuk hidup dan masyarakat juga memiliki hak untuk mengetahui apa yang terjadi di wilayah mereka. Jangan sampai persoalan lingkungan kembali berhenti tanpa kejelasan,” tegasnya.

Baca Juga:  Hindari Murka Allah SWT, Daftar Khatib Jumat 7 April 2023 se-Aceh Besar

Ia meminta PT Atakana Kompeni, LSR, serta KSDA/BKSDA memberikan penjelasan secara terbuka mengenai temuan tersebut dan langkah yang akan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian gajah.
Kematian seekor gajah dinilai menjadi alarm penting bagi perlindungan lingkungan dan keberlangsungan habitat satwa liar di kawasan tersebut.

“Gajah mati bukan sekadar berita. Ini alarm keras untuk lingkungan dan masyarakat. Usut tuntas dan buka hasilnya kepada publik.” tutupnya

Bagikan:

Tinggalkan Komentar