Banda Aceh, HARIANREPORTASE.com — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Banda Aceh meminta Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Wilayah Aceh agar menyediakan kuota opening ceremony untuk masyarakat umum di Stadion Harapan Bangsa Provinsi Aceh.
Ketua KAMMI Banda Aceh M. Syauqi Umardhian menyampaikan, pihaknya sangat menyayangkan penyataan Sekretaris Umum PB PON Wilayah Aceh bahwa Opening Ceremony hanya diperuntukan untuk tamu undangan.
“Dalam pandangan kami sebagai masyarakat Aceh, harusnya kesempatan untuk menyaksikan langsung opening ceremony terbuka untuk seluruh masyarakat umum, apalagi Aceh sudah menjadi salah satu tuan rumah acara Nasional ini. Stadion Harapan Bangsa juga memiliki kuota tribun lebih dari 40.000, sangat disayangkan jikalau hanya diisi oleh segelintir tamu undangan saja,” kata Syauqi kepada Harianreportase.com, Selasa (3/9/2024).
Syauqi menambahkan, maka dari itu KAMMI mendesak PB PON Wilayah Aceh mengeluarkan kebijakan kuota Opening Ceremony PON untuk masyarakat umum, apalagi untuk surat undangan masih dalam tahap penyusunan.
Selain itu, KAMMI juga mendorong agar penyelenggara berserta stakeholder terkait segera melakukan koordinasi untuk pengamanan disekitar Stadion Harapan Bangsa untuk memudahkan masyarakat yang ingin menyaksikan langsung opening ceremony PON.
“Kami berharap Opening Ceremony PON ini tidak ekslusif hanya untuk para pejabat dan tamu undangan, melainkan juga iklusif terhadap masyarakat umum, khususnya warga Aceh.” harapnya
Untuk diketahui, Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 akan dibuka pada 9 September 2024 mendatang di Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, Banda Aceh.
Presiden RI Joko Widodo, dijadwalkan akan membuka PON XXI Aceh-Sumut 2024, di Provinsi Aceh, pada 9 September, bertepatan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-41.