Award Winners

Laka Lantas Marak di Aceh Timur, 33 Nyawa Melayang Sepanjang 2025

Harian Reportase - Rabu, 14 Mei 2025
Laka Lantas Marak di Aceh Timur, 33 Nyawa Melayang Sepanjang 2025
  
Penulis
|
Bagikan:

Aceh Timur, HARIANREPORTASE.com — Jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Aceh Timur tergolong tinggi. Terhitung sejak Januari hingga April 2025, telah terjadi 141 kasus kecelakaan. Dari jumlah tersebut, 33 orang dilaporkan meninggal dunia.

Sebanyak 10 orang mengalami luka berat dan 265 mengalami luka ringan.

Kapolres Aceh Timur Akan Tingkatkan Keselamatan Berkendara

Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah hukum Polres Aceh Timur yang tergolong tinggi menjadi perhatian serius Kapolres AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

Hampir setiap hari terjadi kecelakaan lalu lintas. Karenanya, Mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Aceh ini akan fokus pada penanganan lalu lintas dan ingin mengajak masyarakat utamanya dalam wilayah hukum Polres Aceh Timur lebih tertib berlalu lintas, demi keselamatan dalam berkendara.

Baca Juga:  Dosen dan LO USK Berbagi Pengalaman Mengorganisir Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

“Jadi saya ingin mengajak masyarakat untuk lebih tertib dalam berlalu lintas, Memang kelihatannya sepele, Tapi kalau dilihat dalam sepekan ini, kecelakaan itu sering terjadi, bahkan sampai merenggut korban jiwa,” kata irwan, Rabu, (14/05/2025).

Karenanya, pihaknya bakal mengimbau hingga mengedukasi kalangan remaja, Supaya kesadaran dalam berkendara ini terbentuk.

“Kami akan lebih banyak imbauan, Misalnya ke sekolah-sekolah mengedukasi pentingnya berkendara yang baik, Seperti Police Goes to School, Biar sejak dini kesadaran berkendara ini terbentuk,” imbuhnya.

Baca Juga:  Menteri ATR/Kepala BPN: Kebijakan yang Baik Berawal dari Kesediaan Mendengar Aspirasi Masyarakat

Menurut Alumni AKPOL 2006 ini, kasus laka ini paling banyak pada usia produktif, terutama remaja, Kebanyakan dari mereka kesadaran akan berlalu-lintas ini kurang.

“Bukan masalah bisa berkendara, Kalau anak-anak memang bisa berkendara, Tapi kesiapannya (kesadaran lalu lintas) ini belum, Orangtua ini pun juga harus diedukasi,” paparnya.

Laka lantas yang mengakibatkan korban jiwa satu orang bahkan lebih, masyarakat diam-diam saja, dianggap sudah wajar.

Baca Juga:  Serahkan Sertipikat Aset BMD dan BUMD Pemprov Kalsel, Wamen Ossy: Perkuat Kepastian Hukum Aset Daerah

“Mindset ini harus dirubah dan perlu disosialisasikan bagaimana cara berkendara yang baik dan benar,” ujar Irwan.

Menurutnya ada beberapa faktor yang menyebabkan meningkatnya angka kecelakaan, salah satunya adalah perilaku pengguna jalan yang kurang disiplin dalam mematuhi aturan – aturan berlalu lintas, serta beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan (jalan berlubang) serta kurangnya penerangan jalan.

“Selain itu, untuk kenyamanan pihaknya juga fokus penanganan knalpot brong. Menurutnya, ini sangat mengganggu masyarakat,” terang Irwan

Bagikan:

Tinggalkan Komentar