Award Winners

Ibu-Ibu Warga Kajhu Sortir Pakaian Layak Pakai di Kantor Desa untuk Korban Banjir

Harian Reportase - Rabu, 17 Desember 2025
Ibu-Ibu Warga Kajhu Sortir Pakaian Layak Pakai di Kantor Desa untuk Korban Banjir
  Harian Reportase
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Aceh Besar, Harian Reportase –  Kepedulian sosial terhadap korban bencana banjir kembali ditunjukkan oleh ibu-ibu warga Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.

Secara swadaya, mereka menggelar kegiatan pengumpulan dan penyortiran pakaian layak pakai yang dipusatkan di Kantor Desa Kajhu sebelum disalurkan kepada warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Aceh, Rabu 17/12/2025.

Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung sejak pagi hingga larut malam. Kantor desa disulap menjadi pusat aktivitas sosial, di mana puluhan ibu rumah tangga tampak aktif memilah bantuan pakaian yang berasal dari sumbangan masyarakat Desa Kajhu dan sekitarnya.

Baca Juga:  Jadi Ketua Harian Tim Percepat Penetapan LP2B, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Terjaga dan Lahan Pertanian Tidak Tergerus

Pakaian yang terkumpul diseleksi secara teliti dan dipisahkan berdasarkan kategori usia serta jenis kebutuhan. Mulai dari pakaian bayi, anak-anak, hingga orang dewasa, seluruhnya diperiksa untuk memastikan kondisi masih bersih, layak pakai, dan sesuai dengan kebutuhan para korban banjir.

Salah seorang warga Desa Kajhu, Yah Midi, mengatakan kegiatan ini berangkat dari rasa keprihatinan mendalam terhadap para korban banjir yang kehilangan harta benda serta kebutuhan dasar. Menurutnya, pakaian bersih dan layak pakai menjadi kebutuhan mendesak bagi para pengungsi, terutama perempuan, anak-anak, dan lanjut usia.

Baca Juga:  SDIT Bunayya Lhokseumawe Gelar Haflah Akhirussanah dan Apresiasi Hafalan Al-Qur'an Angkatan 9

“Ini bentuk empati kami sebagai sesama warga. Setidaknya pakaian yang layak bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” ujarnya.

Selain memilah, para ibu juga membersihkan, melipat, dan mengemas pakaian agar siap digunakan. Bantuan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam karung dan kardus untuk memudahkan proses distribusi ke wilayah terdampak melalui relawan serta posko-posko kemanusiaan.

Aksi solidaritas ini menjadi cerminan kuatnya nilai gotong royong masyarakat Desa Kahju dalam merespons bencana, sekaligus menunjukkan peran aktif perempuan desa dalam gerakan kemanusiaan di tengah krisis.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar