Award Winners

Ghazali Abbas: Makhluk Gagal Jangan Dipilih Jadi Top Leader DPP PPP

Harian Reportase - Rabu, 3 September 2025
Ghazali Abbas: Makhluk Gagal Jangan Dipilih Jadi Top Leader DPP PPP
Tokoh Aceh, Ghazali Abbas Adan. (Doc: Ist)  
Penulis
|
Bagikan:

Jakarta, HARIANREPORTASE.com — Menjelang muktamar ke 10 Partai Persatuan Pembangunan (PPP), politisi senior PPP Drs. Tgk.H.Ghazali Abbas Adan menyampaikan kritikan keras terhadap munculnya nama Plt Ketua Umum (Ketum) PPP, Muhammad Mardiono dalam bursa calon ketum.

Mardiono dikabarkan akan maju sebagai calon Ketum PPP periode 2025-2030 pada muktamar mendatang.

Politisi handal Nasional asal Aceh ini menilai, Mardiono sebagai sosok yang telah gagal memimpin PPP, kegagalannya dibuktikan dengan gagalnya PPP masuk parlemen.

Ia juga mengatakan, Mardiono tidak memiliki jenjang pendidikan yang jelas dan dipertanyakan kemampuan membaca Quran Sesuai Ilmu Tajwid.

Baca Juga:  Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah Meningkat, Begini Cara Mencegahnya

“Jangan Dipilih Jadi Top Leader DPP PPP, Berulang kali sudah saya nyatakan makhluk gagal sebagai politisi memang di bawah standar dan tidak layak jual, hari gini jenjang pendidikannya tidak jelas, apabila disebut sebagai tokoh politisi Islam, kemampuan membaca Quran sesuai ilmu tajwid juga dipertanyakan.’ Ujar ghazali kepada Harianreportase.com, Rabu (3/9/2025).

Ghazali menerangkan, Setelah merampas jabatan dari Dr Ir H Suharso Monoarfa dan mengelola partai secara liar dan ugal-ugalan tanpa dasar ideologi politik Islam PPP sebagaimana termaktub dalam Khidmat dan Prinsip Perjuangan PPP, sekularis, pragmatis, oportunis, hedonistis yang menyebabkan PPP ditinggal umat.

Baca Juga:  Ghazali Abbas Adan: Lawan Gerombolan Pengikut Syaitan di Muktamar PPP

“Sehingga partai Islam warisan ulama ini nyungsep dan tenggelam di Senayan.” ungkapnya

Ghazali melanjutkan, Dengan dasar dan fakta ini apabila PPP ingin kembali eksis, berwibawa, dicintai dan didukung umat serta pro-aktif berperan dalam beramar ma’ruf nahi munkar dalam dialektika politik nasional dengan ideologi politik Islam rahmatan lil ‘alamain bersanding dan bertanding dengan partai partai politik lain, sudah semestinya makhluk gagal (Mardiono), kualitas rendah jangan lagi dipilih sebagai top leader DPP PPP.

Baca Juga:  Khianati Ideologi, PPP Terpuruk Ditinggal Umat

“Hal seperti ini tidak akan pernah kita suarakan kalau dia sebagai pribadi dan/atau pedagang, tapi ini beririsan dan menyangkut dengan nasib PPP partai umat,” jelasnya

Ghazali juga menegaskan, Partai PPP merupakan partai warisan ulama dimana sebagai umat yang bangga dan mencintai PPP.

“Kita semua harus membela dan mempertahankan eksistensi partai Islam 24 karat warisan ulama, berlambang Ka’bah Musyarrafah, rumah besar umat Islam ini,” jelansnya

“Salam Ukhuwah Dibawah Panji panji Ka’bah Musyarrafah.” Tutup Mantan anggota MPR/DPR RI Fraksi PPP 1992-2002

Bagikan:

Tinggalkan Komentar