Award Winners

Update Gempa Turki, Korban Meninggal Tembus 20 Ribu Orang

Harian Reportase - Jumat, 10 Februari 2023
Update Gempa Turki, Korban Meninggal Tembus 20 Ribu Orang
Gempa Turki dan Suriah, Senin (6/2/2023). (Dok: Ist)  
Penulis
|
Editor
Bagikan:

Ankara, HARIANREPORTASE.com — Update gempa Turki dan Suriah, Korban meninggal akibat gempa dahsyat yang melanda Turki dan Suriah tembus 20.451 orang.

Dilansir dari laman CNN, Jumat (10/2/2023), Badan Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) melaporkan jumlah korban meninggal di Turki meningkat menjadi 17.134 orang dengan 70.347 orang lainnya dilaporkan terluka.

Sementara, total kematian di Suriah karena guncangan gempa tersebut mencapai 3.317 orang.

Jumlah korban tewas di kedua negara melampaui proyeksi Survei Geologi Amerika Serikat (United States Geological Survey/USGS) yang memperkirakan 10 ribu orang.

Baca Juga:  Biaya Haji Naik, Tgk Irawan Abdullah Minta Komponen Ibadah Haji Dirasionalkan Lagi

Total korban jiwa juga di atas perkiraan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 20 ribu jiwa.

Angka kematian masih bisa berubah mengingat upaya penyelamatan korban dari puing-puing bangunan yang runtuh masih terus dilakukan.

Erdogan Siapkan Hotel dan Makan Gratis untuk Warga Terdampak Bencana Gempa

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyiapkan hotel dan makanan gratis untuk warganya yang terdampak bencana.

“Warga saya mungkin tidak puas dengan tenda-tenda ini, tetapi jika mereka mengatakan ‘ya’ untuk menetap di hotel-hotel di Antalya, Alanya dan Mersin, kami akan memobilisasi semua peluang kami di sana dengan menempatkan diri mereka di sana,” ujar Erdogan, seperti dilansir dari laman zonafakta.com, Jum’at (10/2/2023).

Baca Juga:  IKADI Aceh Terjunkan 230 Dai, Pulihkan Spiritual Korban Banjir di 11 Kabupaten/Kota

Selain menyiapkan tempat tinggal yang layak, Erdogan pastikan konsumsi makanan dan minuman warganya dijamin dan ditanggung pihak hotel.

Hal ini dilakukan Erdogan, hanya untuk memastikan warganya tidak terlantar dan tinggal di jalanan pasca gempa dahsyat yang terjadi beberapa hari lalu.

“Karena kami tidak pernah bisa membiarkan warga kami tetap di jalanan,” ucap Erdogan

Adapun proses evakuasi pada hari pertama gempa ia mengatakan ada beberapa masalah, namun kemudian pada hari kedua dan hari ketiga situasinya bisa didominasi.

Baca Juga:  Warga Antusias Ikuti Kajian Milenial RTA Aceh Utara, Ini Yang Dibahas

Gempa dahsyat berkekuatan M 7,8 mengguncang Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023) dini hari pukul 04.17, waktu setempat. Gempa itu disebut sebagai yang terbesar dalam 100 tahun terakhir sejak 1939.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar