Award Winners

Dua Putra-Putri Aceh Wakili Provinsi pada Ajang Putra Putri Budaya Indonesia 2025

Harian Reportase - Selasa, 2 September 2025
Dua Putra-Putri Aceh Wakili Provinsi pada Ajang Putra Putri Budaya Indonesia 2025
Sugeng Warisno dan Dina Mutiara, mewakili Aceh dalam ajang bergengsi Putra Putri Budaya Indonesia (PPBI) 2025.  
Bagikan:

Banda Aceh, HARIANREPORTASE.com – Provinsi Aceh kembali menorehkan kebanggaan dengan terpilihnya dua putra-putri terbaik asal Kabupaten Aceh Tamiang, Sugeng Warisno dan Dina Mutiara, untuk mewakili Aceh dalam ajang bergengsi Putra Putri Budaya Indonesia (PPBI) 2025 yang akan berlangsung di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 14–18 Oktober 2025.

Ajang ini berada di bawah naungan Yayasan Serasi Gantari Indonesia dan bermitra dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, melalui Direktorat Pemberdayaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan (PTLK).

Baca Juga:  Dugaan Pencemaran Nama Baik, Warga Singkil Lapor Polisi

PPBI menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran generasi muda dalam bidang edukasi, pelestarian, pengembangan, serta pemanfaatan budaya Indonesia.

Sugeng Warisno, kelahiran 1 Juli 2004, merupakan mahasiswa Ilmu Alquran dan Tafsir UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Aktif sebagai Ketua Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Ar-Risalah, Sugeng juga pernah menyandang predikat Runner Up 1 Bujang Aceh Tamiang.

Sementara itu, Dina Mutiara, kelahiran 11 Juli 2004, adalah mahasiswi Program Studi Akuntansi Universitas Syiah Kuala. Sosok asal Desa Sekerak Kiri, Aceh Tamiang, ini sebelumnya juga terpilih sebagai Runner Up 3 Dara Aceh Tamiang.

Baca Juga:  Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon Soroti Pembangunan Huntara di Aceh Timur, Dinilai Abaikan Aspek Ekologi

Keduanya berhasil melalui proses seleksi yang ketat, mulai dari penilaian prestasi, aktivitas sosial, hingga wawancara mendalam. Dengan capaian tersebut, Sugeng dan Dina resmi mengemban amanah sebagai duta budaya Aceh pada ajang nasional tahun ini.

“Kami ingin menjadikan momentum ini sebagai ruang untuk memperkenalkan budaya Aceh, khususnya dari tanah Tamiang, kepada khalayak luas. Budaya Aceh adalah identitas yang harus terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan,” ungkap Sugeng.

Baca Juga:  Pergantian Kekuasaan di Aceh Tak Menghasilkan Apa - Apa

Dina menambahkan, Ajang ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bahwa perempuan Aceh memiliki daya, karya, dan peran dalam mempromosikan budaya daerah di tingkat nasional.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh menyambut baik terpilihnya Sugeng dan Dina, serta mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk memberikan doa dan dukungan. Semoga keduanya dapat tampil maksimal, sekaligus membawa nama baik Aceh di kancah nasional melalui Putra Putri Budaya Indonesia 2025.

Aceh Hebat, Budaya Terjaga – Pariwisata Maju, Aceh Bermartabat.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar