Award Winners

Kiprah Abi Sulis, Jejak Dakwah dan Keteladanan

Harian Reportase - Jumat, 2 Januari 2026
Kiprah Abi Sulis, Jejak Dakwah dan Keteladanan
  
Penulis
|
Bagikan:

Oleh Afrizal Refo, MA


HARIANREPORTASE.com — Dr. Sulaiman Ismail, M.Ag, yang dikenal luas dengan panggilan penuh takzim Abi Sulis, merupakan sosok ulama, pendidik, dan tokoh dakwah yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan kehidupan keislaman di Kota Langsa dan sekitarnya.

Sepanjang hayatnya Abi Sulis mengabdikan diri pada jalan ilmu, dakwah, dan pembinaan umat dengan ketulusan, kesabaran, serta keteladanan yang kuat.

Sosoknya bukan hanya dikenang sebagai cendekiawan Muslim tetapi juga sebagai figur ayah bagi umat yang membimbing dengan kelembutan dan kebijaksanaan.

Abi Sulis tumbuh dalam lingkungan religius yang menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini. Pendidikan agama menjadi fondasi utama dalam pembentukan karakter dan pandangan hidupnya.

Sejak awal ia telah menunjukkan ketekunan dan kecintaan yang mendalam terhadap ilmu pengetahuan, khususnya ilmu-ilmu keislaman. Semangat menuntut ilmu inilah yang kemudian membawanya menempuh pendidikan formal hingga ke jenjang tertinggi.

Perjalanan akademik Abi Sulis ditandai dengan kesungguhan dan konsistensi. Ia berhasil meraih gelar Magister Agama (M.Ag) dan kemudian menyelesaikan pendidikan Doktor (Dr.) dalam bidang keilmuan Islam.

Penguasaan terhadap disiplin ilmu seperti tafsir, hadis, fikih, dan akidah berpadu dengan kemampuannya membaca realitas sosial secara kontekstual. Hal ini menjadikan Abi Sulis sebagai ulama yang tidak hanya kuat secara normatif, tetapi juga relevan dalam menjawab persoalan umat di era modern.

Baca Juga:  Jadi Staf Khusus Erick Tohir, Segini Gaji Tsamara Amany

Dalam dunia pendidikan Abi Sulis dikenal luas sebagai pendidik dan dosen yang berdedikasi tinggi. Ia memandang pendidikan sebagai amanah mulia untuk membentuk generasi berilmu dan berakhlak.

Bagi beliau ilmu tanpa adab adalah kehampaan dan adab tanpa ilmu adalah kelemahan. Prinsip inilah yang selalu ia tanamkan kepada para mahasiswa dan santri yang berada dalam bimbingannya.

Metode pengajaran yang dialogis, santun, dan penuh keteladanan menjadikan Abi Sulis figur yang dihormati dan dicintai oleh para peserta didik.

Di luar ruang kelas Abi Sulis aktif dalam dunia dakwah dan pembinaan umat. Ia mengisi berbagai majelis taklim, pengajian, ceramah keagamaan, serta forum-forum keislaman di tengah masyarakat. Dakwah yang disampaikannya dikenal sejuk, menenangkan, dan mencerahkan.

Abi Sulis selalu menghindari pendekatan yang keras dan provokatif sebaliknya ia mengedepankan dakwah bil hikmah dan mau‘izhah hasanah, dengan bahasa yang mudah dipahami dan menyentuh hati.

Julukan “Abi” yang melekat pada dirinya bukan sekadar panggilan, melainkan simbol kedekatan dan kasih sayang. Ia hadir sebagai figur ayah yang menuntun umat, mendengar keluh kesah masyarakat, serta memberi nasihat dengan penuh empati. Kedekatan inilah yang membuat dakwah Abi Sulis terasa hidup dan membumi.

Baca Juga:  Pergub JKA Dinilai Abaikan Jeritan Rakyat, Pemerintah Aceh Disebut Sedang Menggali Krisis Kepercayaan Publik

Dalam ranah kelembagaan, Abi Sulis memegang peran strategis sebagai Anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Langsa. Dalam kapasitas ini beliau berkontribusi aktif memberikan pandangan keagamaan, pertimbangan syariat, serta rekomendasi terhadap berbagai persoalan sosial dan kebijakan publik.

Abi Sulis dikenal sebagai anggota MPU yang moderat, bijaksana, dan mengedepankan kemaslahatan umat. Pandangannya selalu didasarkan pada dalil yang kuat namun tetap mempertimbangkan kondisi sosial dan kearifan lokal masyarakat Aceh.

Selain itu, Abi Sulis juga mengemban amanah sebagai Ketua Majelis Syura Dewan Dakwah Kota Langsa. Dalam posisi ini, beliau menjadi rujukan utama dalam arah perjuangan dakwah, penguatan ideologis, serta pembinaan kader dakwah.

Kiprah besar Abi Sulis juga terwujud dalam dunia pendidikan pesantren. Ia tercatat sebagai Pembina sekaligus Pendiri Dayah Nurul Hikam yang terletak di Gampong Sukarejo, Kota Langsa. Dayah ini didirikan sebagai wujud kepedulian beliau terhadap kaderisasi ulama dan generasi Muslim yang berilmu serta berakhlak mulia. Melalui Dayah Nurul Hikam, Abi Sulis menanamkan nilai-nilai keilmuan, kedisiplinan, keikhlasan, dan pengabdian kepada umat.

Sebagai pembina dayah Abi Sulis tidak hanya hadir sebagai pendiri secara struktural tetapi juga sebagai teladan hidup bagi para santri. Ia membimbing dengan keteladanan, kesabaran, dan doa. Dayah Nurul Hikam menjadi salah satu warisan terpenting beliau dalam mencetak generasi penerus yang kelak melanjutkan perjuangan dakwah dan pendidikan Islam.

Baca Juga:  Operasi Keselamatan 2023 Berakhir: 42 Laka Lantas, 11 Meninggal Dunia

Keseluruhan kiprah Abi Sulis sebagai ulama, akademisi, dai, anggota MPU, Ketua Majelis Syura Dewan Dakwah, serta pendiri dayah—menunjukkan integritas dan konsistensi pengabdian yang jarang dimiliki. Ia adalah contoh ulama yang menyatukan ilmu, amal, dan akhlak dalam satu tarikan napas perjuangan.

Kini, Abi Sulis telah meninggalkan kita untuk selamanya. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, murid, jamaah dan masyarakat luas khususnya di Kota Langsa. Namun, wafatnya bukanlah akhir dari pengabdiannya. Ilmu yang telah ia ajarkan, nilai yang ia tanamkan, serta keteladanan yang ia wariskan akan terus hidup dan menjadi cahaya bagi generasi setelahnya.

Ilmu dan teladanmu, semangat dan keikhlasanmu, akan selalu menjadi kenangan dan pelajaran berharga bagi kami semua.
Selamat jalan Abi Sulis. Semoga Allah SWT merahmatimu, mengampuni segala khilafmu, melapangkan kuburmu dan menempatkanmu di sisi terbaik-Nya bersama para ulama dan orang-orang saleh. Aamiin.

Penulis adalah Sekretaris Umum Dewan Dakwah Kota Langsa

Bagikan:

1 Komentar pada “Kiprah Abi Sulis, Jejak Dakwah dan Keteladanan”

  1. Sulaiman, SP berkata:

    Semoga abi ditempatkan di sisi allah yg baik… Saya sangat suka dengar ceramah beliau… Beliau org baik, sholeh. Saya ada kenangan tersendiri dgn beliau… Abi org baik, insya allah syurga tempat abi… Aamiinnn.

Tinggalkan Komentar