Award Winners

PUSGAT Gelar Pertemuan Pemilik Penginapan, Dorong Percepatan Pemulihan Pariwisata Aceh Tengah

Harian Reportase - Selasa, 13 Oktober 2026
PUSGAT Gelar Pertemuan Pemilik Penginapan, Dorong Percepatan Pemulihan Pariwisata Aceh Tengah
  
Penulis
|
Bagikan:

Aceh Tengah, HARIANREPORTASE.com – Paguyuban Pusat Umah Singgah Gayo (PUSGAT) menggelar pertemuan bersama para pemilik penginapan dan homestay se-Kabupaten Aceh Tengah, Selasa (13/10/2026), bertempat di Arb Cafe Shop.

Pertemuan ini dilaksanakan sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antar-pemilik penginapan sekaligus menjadi ruang diskusi untuk membahas berbagai isu terkini, khususnya terkait kondisi dan upaya pemulihan sektor pariwisata di Kabupaten Aceh Tengah.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PUSGAT, Malahayati, bersama sejumlah pengurus dan anggota paguyuban. Turut hadir Cut Dewi Karmila, pemilik Hotel Grand Bayu Hill, serta para pelaku usaha penginapan lainnya di Aceh Tengah.

Baca Juga:  Mulai 1 Januari 2024, Pembelian Gas LPG 3 Kg Harus Terdaftar, Berikut Cara Daftar dan Sanksi

Dalam pertemuan tersebut, para pelaku usaha penginapan membahas tantangan yang masih dihadapi sektor pariwisata pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh Tengah pada tahun lalu. Dampak bencana tersebut masih dirasakan oleh pelaku usaha pariwisata, termasuk sektor perhotelan dan homestay, yang menjadi salah satu penunjang utama perekonomian masyarakat.

PUSGAT menilai pemulihan pariwisata membutuhkan perhatian serius dan langkah nyata dari berbagai pihak, terutama pemerintah daerah. Upaya pemulihan tidak hanya berkaitan dengan perbaikan infrastruktur, tetapi juga perlu didukung melalui program promosi destinasi wisata, penyelenggaraan kegiatan yang mampu menarik kunjungan wisatawan, serta kebijakan yang mendorong kebangkitan usaha pariwisata lokal.

Baca Juga:  Kemendikbud Ristek Hapus Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA Seluruh Indonesia

Wakil Ketua PUSGAT, Gunedi Saufa bersama jajaran pengurus lain berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi pariwisata Aceh Tengah yang hingga kini belum sepenuhnya pulih sejak bencana hidrometeorologi tahun lalu.

Menurutnya, keberlangsungan usaha penginapan dan homestay memiliki keterkaitan erat dengan pergerakan kunjungan wisatawan. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun kembali kepercayaan wisatawan serta menghidupkan aktivitas pariwisata di daerah tersebut.

Baca Juga:  Negara Kehilangan Etika dalam Penanggulangan Banjir Aceh

“Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan solidaritas antarpelaku usaha penginapan, sekaligus mendorong lahirnya gagasan dan langkah bersama demi mempercepat pemulihan pariwisata di Tanoh Gayo.” Harapnya

PUSGAT menegaskan bahwa kebangkitan pariwisata Aceh Tengah membutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama agar sektor ini kembali menjadi penggerak ekonomi masyarakat serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi warga setempat.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar