USK mengimbau mahasiswa baru untuk waspada terhadap maraknya modus penipuan yang sering terjadi menjelang dan selama masa orientasi. Penipuan ini merupakan ancaman serius yang perlu diwaspadai.
Banda Aceh, HARIANREPORTASE.com — Ribuan mahasiswa baru Universitas Syiah Kuala (USK) mendapatkan peringatan penting di hari pertama kegiatan Pembinaan Akademik dan Karakter Mahasiswa Baru (PAKARMARU).
Dalam sambutannya di Gedung AAC Dayan Dawood, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., menegaskan agar mahasiswa tidak mudah tertipu oleh oknum yang mengatasnamakan kampus dengan dalih beasiswa atau kegiatan kampus palsu.
“Banyak yang mengaku dari pihak rektorat, menjanjikan beasiswa dan kegiatan kampus tertentu. Jangan mudah percaya. Semua informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal resmi USK,” tegas Prof. Mustanir di hadapan 8.082 mahasiswa baru.
Menurutnya, maraknya modus penipuan menjelang dan selama masa orientasi menjadi ancaman serius yang harus diwaspadai.
Ia menegaskan bahwa kegiatan resmi PAKARMARU hanya berlangsung pada 11–14 Agustus di tingkat universitas, dan akan dilanjutkan di fakultas masing-masing pada 15–17 Agustus.
“Kalau ada yang mengajak di luar jadwal resmi, cukup jawab: No, thank you,” ujarnya, disambut tawa para mahasiswa.
Sebagai langkah antisipatif, Prof. Mustanir memperkenalkan akun Instagram resminya, @mustanir_yahya, agar mahasiswa bisa mengenali akun yang sah dan dapat menyampaikan pertanyaan atau keluhan secara langsung.
Ia juga mengingatkan agar mahasiswa penerima KIP Kuliah berhati-hati, terutama dalam menjaga kerahasiaan kode OTP.
“Jangan pernah membagikan OTP kepada siapapun. Itu pintu masuk ke penipuan. Semua informasi resmi USK hanya diumumkan lewat situs dan media sosial resmi,” tegasnya.
Selain peringatan, Prof. Mustanir turut memberikan motivasi bagi para mahasiswa untuk memanfaatkan masa kuliah secara maksimal.
Ia mendorong mahasiswa untuk mengasah soft skill, membangun jejaring, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan.
“Kuliah bukan sekadar hadir di kelas. Ini adalah jenjang pendidikan formal terakhir bagi banyak orang. Manfaatkan sebaik-baiknya untuk masa depan,” ujarnya penuh semangat.
Kisah Alumni yang Menginspirasi
Dalam kesempatan yang sama, hadir pula Kepala BPSDM Aceh, Dr. Syaridin, S.Pd., M.Pd., yang membagikan kisah inspiratif perjalanannya sebagai alumni USK.
Ia menceritakan bagaimana ia, sebagai anak kampung yang masuk USK tahun 1998, mampu meniti karier hingga menjadi pemimpin di berbagai posisi strategis.
“Saya dulu anak kampung. Berkat didikan USK, saya bisa jadi seperti sekarang—pernah memimpin Dinas Pendidikan Aceh, Pj. Wali Kota Langsa, dan kini Kepala BPSDM Aceh,” kenangnya.
Dr. Syaridin, yang juga Ketua Alumni FKIP Prodi Fisika dan Magister Administrasi Pendidikan USK, menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater.
Ia menutup pesannya dengan harapan agar mahasiswa baru tidak hanya menjadi lulusan, tetapi juga menjadi alumni yang membanggakan.
“Setiap alumni punya tanggung jawab menjaga nama baik almamater. Itu pesan penting saat wisuda,” pungkasnya.