Aceh Tengah, Harian Reportase – Direktur Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat Kementerian Dalam Negeri, Sri Handoko Taruna, menyalurkan bantuan Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh Tengah, Jumat (13/3/2026). Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah pusat terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana alam.
Bantuan yang berasal dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disalurkan melalui Kementerian Dalam Negeri. Dalam pelaksanaannya, Sri Handoko Taruna turut didampingi oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Aceh, Reza Saputra, bersama jajaran pejabat struktural di lingkungan Satpol PP dan WH Aceh.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi berbagai kebutuhan sandang dan perlengkapan ibadah, seperti Al-Qur’an, kain sarung, pakaian sekolah, baju koko, mukena, serta sejumlah kebutuhan lainnya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.
Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh, khususnya di Aceh Tengah yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Bencana tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang hingga kini masih berupaya bangkit dari dampak bencana. Selain itu, bantuan ini juga diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi masyarakat dalam menjalani ibadah di bulan Ramadan dengan lebih tenang dan khusyuk.
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, yang menerima bantuan secara langsung, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan kepada daerahnya.
“Sekali lagi terima kasih Pak Menteri. Sehat selalu. Kami dari Kabupaten Aceh Tengah selalu mendoakan Bapak karena selalu memikirkan Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Tengah,” ujar Haili Yoga dengan penuh rasa hormat.
Ia juga berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Aceh Tengah. Momentum ini dinilai penting dalam membangun kembali kehidupan masyarakat pascabencana, sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, serta mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat Aceh.