Award Winners

Tujuh Hari Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Idi Cut Belum Ditemukan, Operasi SAR Dihentikan

Harian Reportase - Kamis, 5 November 2026
Tujuh Hari Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Idi Cut Belum Ditemukan, Operasi SAR Dihentikan
  
Penulis
|
Bagikan:

Idi Cut, HARIANREPORTASE.com — Tim gabungan resmi menghentikan operasi pencarian Abdul Mutalib, seorang pawang boat atau sampan yang dilaporkan hilang setelah kecelakaan laut di perairan Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur. Hingga hari ketujuh pencarian, Rabu (04/11/2026), korban belum ditemukan.

Kasatpolairud Polres Aceh Timur AKP Ade Candra, S.H.,M.H. mengatakan, pencarian terakhir dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan memperluas area penyisiran hingga ke perairan Kecamatan Nurussalam.

Baca Juga:  CPNS 2024 Kembali Dibuka, Berikut Prioritas Formasinya

Operasi melibatkan personel Satpolairud Polres Aceh Timur, Basarnas Kota Langsa, BPBD Aceh Timur, dan TNI AL, serta mendapat bantuan dari masyarakat nelayan setempat.

Penyisiran dilakukan mulai dari perairan Idi Rayeuk, Pantai Alue Muka Dua, hingga perairan Idi Cut. Tim kemudian memperluas pencarian ke wilayah perairan Nurussalam.

“Selama tujuh hari, tim gabungan telah berupaya maksimal melakukan pencarian dengan memperluas wilayah penyisiran dan melibatkan masyarakat nelayan. Namun, hingga operasi hari terakhir, korban belum berhasil ditemukan,” kata AKP Ade Candra.

Baca Juga:  Menag Yaqut Bahas Haji Bersama Menhaj Tawfiq, Berikut Jadwal Pelaksanaan Haji 2025

Dijelaskan, operasi pencarian berakhir sekitar pukul 18.00 WIB setelah seluruh personel kembali ke Pos TNI AL. Dengan berakhirnya operasi tersebut, Abdul Mutalib untuk sementara dinyatakan hilang.

Meski operasi pencarian resmi ditutup, pihaknya tetap menjalin koordinasi dengan masyarakat nelayan untuk memperoleh informasi apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Kami tetap membuka koordinasi dengan para nelayan dan masyarakat pesisir. Apabila ada informasi mengenai keberadaan korban, kami akan segera menindaklanjutinya sesuai prosedur,” ujar AKP Ade Candra.

Baca Juga:  Tender Rp24 Miliar di RSUD dr. Zainoel Abidin Disorot, Rekanan Ancam Gugat ke PTUN

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. Menurut dia, sinergi antara Polri, Basarnas, TNI AL, BPBD, dan masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya pencarian korban kecelakaan laut.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar